TANJUNGPINANG (HAKA) – Wali Kota Tanjungpinang, Lis Darmansyah, memastikan ekspansi ritel nasional ke ibu kota Kepri memperkuat ekonomi masyarakat.
Lis menjelaskan, masuknya Indomaret melalui proses pembahasan panjang. Apalagi, pemko memberikan syarat ketat agar investasi berpihak pada masyarakat lokal.
“Kita menjaga agar investasi memberi dampak langsung bagi masyarakat lokal, terutama soal penyerapan tenaga kerja,” ujar Lis, kemarin.
Pemko Tanjungpinang mewajibkan produk UMKM dan IKM daerah masuk rak penjualan. Saat ini, 11 produk IKM berhasil menembus jaringan ritel tersebut.
“Kita ingin mempromosikan produk lokal agar punya peluang menembus pasar nasional,” tegasnya.
Lis mengungkapkan tiga gerai pertama mulai beroperasi pada Juni mendatang di kawasan Km 10, Jalan Soekarno Hatta, dan area Ganet.
Pemko mensyaratkan ruang bagi pelaku kuliner kecil berjualan di teras gerai agar usaha mikro tetap tumbuh berdampingan.
“Investasi ini membuktikan kepercayaan investor terhadap iklim investasi di Tanjungpinang cukup baik,” tambahnya.
Pengamat ekonomi STIE Pembangunan, Satriadi, menilai ritel modern menjadi referensi pelaku usaha lokal meningkatkan standar pelayanan agar lebih kompetitif.
Ia mengingatkan, agar pemerintah memperketat pengawasan lokasi usaha agar tidak mematikan warung-warung kecil di sekitarnya.
“Regulasi dan pengawasan harus kuat guna menjamin kehadiran ritel benar-benar menjadi penggerak ekonomi baru,” pungkas Satriadi. (sih)





