TANJUNGPINANG (HAKA) – Indeks Profesionalitas Aparatur Sipil Negara (ASN), Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau menunjukkan peningkatan signifikan.
Indeks Profesionalitas ASN Pemprov Kepri pada 2025 mencapai 83,40 poin, naik 1,03 poin dari 2024 yang berada di posisi 82,37.
“Indeks profesionalitas kita masuk kategori tinggi selama dua tahun berturut-turut,” ujar Gubernur Kepri Ansar Ahmad.
Menurut Ansar, peningkatan kualitas birokrasi berdampak langsung pada capaian pembangunan daerah.
Salah satunya terlihat dari Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kepri 2025 yang mencapai 80,53 poin.
Capaian tersebut menempatkan Kepri sebagai provinsi dengan IPM tertinggi di luar Pulau Jawa.
Secara nasional, Kepri berada di urutan ketiga setelah DKI Jakarta dan DI Yogyakarta.
Ansar menegaskan ASN memegang peran strategis di wilayah kepulauan dan perbatasan.
Sebanyak 12.490 ASN Pemprov Kepri menjadi ujung tombak pelayanan publik serta pemerataan pembangunan.
“Setiap dedikasi ASN berdampak langsung pada ketahanan nasional di wilayah perbatasan,” tegas Ansar.
Karena itu, Ansar meminta ASN terus mendorong kinerja birokrasi dan menjaga kualitas pelayanan publik.
ASN senior juga harus menjadi role model atau teladan bagi ASN muda di lingkungan Pemprov Kepri.
Penghargaan tersebut mencakup 610 PNS dengan masa bakti 30, 20, dan 10 tahun.
Rinciannya, 38 PNS memiliki masa bakti 30 tahun, 140 PNS 20 tahun, dan 432 PNS 10 tahun.
Ansar berharap capaian profesionalitas ASN terus memperkuat kinerja birokrasi dan pembangunan Kepri.
Peningkatan tersebut sekaligus menjadi dorongan bagi ASN untuk menjaga dedikasi dalam menjalankan tugas.(sha)






