29.1 C
Tanjung Pinang
Jumat, Februari 13, 2026
spot_img

Hujan Minim, BMKG Ingatkan Warga Hemat Air

TANJUNGPINANG (HAKA) – Kepala BMKG Tanjungpinang, Ahmad Kosasi, menyebut, wilayah Tanjungpinang dan Bintan memiliki curah hujan tinggi sepanjang tahun tanpa kemarau panjang.

“Tanjungpinang dan Bintan cenderung basah sepanjang tahun,” ungkapnya kepada hariankepri.com, Senin (26/1/2026).

Namun, prediksi curah hujan menunjukkan kategori rendah hingga akhir Februari 2026 mendatang.

“Cuaca terasa lebih panas, meski hujan ringan lokal masih berpotensi turun beberapa hari ke depan,” jelasnya.

Gangguan atmosfer berupa Intertropical Convergence Zone (ITCZ) di wilayah selatan Indonesia, memengaruhi penurunan curah hujan saat ini.

“ITCZ menarik massa udara sehingga memicu angin kencang di wilayah Kepri dan Pulau Bintan,” tambahnya.

Aktivitas Monsun Asia juga meningkatkan kecepatan angin di Kepri, hingga mencapai 40 kilometer per jam.

Monsun ini membawa massa udara dingin dari daratan Asia menuju wilayah utara ekuator.

Ia memperingatkan bahwa minimnya hujan dan angin kencang berisiko menimbulkan krisis air bersih.

“Kami mengimbau masyarakat agar menghemat air dan menghindari pembakaran lahan secara sembarangan,” tegasnya. (dan)

Baca Juga:  Dinsos Kepri Kawal Pemerataan Sekolah Rakyat di 2026
Nuzli Ramadhani
Nuzli Ramadhani
Jurnalis hariankepri.com sejak tahun 2025. Dalam kesehariannya, aktif melakukan peliputan dan penulisan berbagai peristiwa dan isu-isu daerah yang terjadi di wilayah Provinsi Kepulauan Riau (Kepri).
spot_img
spot_img

Berita Lainnya

- Iklan -spot_img
Seedbacklink

Berita Terbaru