TANJUNGPINANG (HAKA) – Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DKPP) Kota Tanjungpinang mencatat, peningkatan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) sepanjang tahun 2026.
​Kasi Pemadam Kebakaran DPKP Tanjungpinang Derry Ambary mengonfirmasi pertambahan karhutla hingga awal September.
​”Sampai sekarang total ada 210 kejadian kebakaran,” kata Derry.
​Jajaran DPKP Tanjungpinang menangani 210 insiden kebakaran sepanjang periode Januari hingga September 2026.
​Kasus kebakaran hutan dan lahan mendominasi secara drastis dalam catatan resmi dinas tersebut.
​”Sebanyak 197 kasus merupakan karhutla, dan 13 kasus sisanya kebakaran bangunan,” terangnya.
​Kenaikan angka ini memicu lonjakan grafik kejadian secara keseluruhan dibanding periode sebelumnya.
​”Penyebab peningkatan karena memang banyak kejadian kebakaran di lapangan,” ungkap Derry.
​DPKP mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan demi menekan tingginya angka karhutla di Tanjungpinang.
​”Masyarakat wajib menghindari pembakaran sampah sembarangan dan pembukaan lahan dengan membakar,” tegasnya. (sih)




