TANJUNGPINANG (HAKA) – Dinsos Kepri mencatat tingginya kebutuhan layanan kesehatan, dan fasilitas pendidikan bagi anak penyandang disabilitas di Kota Batam.
Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Provinsi Kepri, Mahadi Rahman mengatakan, pihaknya banyak menerima usulan orang tua anak disabilitas.
“Kemarin kita turun ke Kota Batam, banyak orang tua yang mengeluh kepada pemerintah,” katanya, kepada hariankepri.com kemarin.
Ia menyebutkan, para orang tua meminta adanya dokter khusus untuk memeriksa kondisi anak mereka.
“Mereka butuh dokter khusus untuk anak disabilitas, anak-anak ini membutuhkan pemeriksaan medis yang teratur,” terangnya.
Lebih lanjut, Mahadi menegaskan, orang tua juga meminta pemerintah membangun SLB tambahan.
“Usulan ini dari warga di kawasan Tanjung Piayu,” tuturnya.
Menurutnya, jumlah anak disabilitas se-Provinsi Kepri lebih dominan berada di Kota Batam.
“Masyarakatnya juga banyak, jadi fasilitas pendidikan yang ada tidak lagi mencukupi kebutuhan,” ungkapnya.
Ia menambahkan, akan menindaklanjuti seluruh aspirasi itu sebagai bagian dari upaya meningkatkan kesejahteraan penyandang disabilitas.
“Pak Gubernur meminta kami bekerja maksimal. Kami menerima setiap usulan masyarakat,” katanya.
Beberapa waktu yang lalu pula, Dinsos menyalurkan ratusan paket sembako dan sandang untuk penyandang disabilitas di Batam.
“Kami akan terus meningkatkan layanan sosial, termasuk akses pendidikan dan kesehatan untuk anak disabilitas,” tutupnya. (dim)




