30.7 C
Tanjung Pinang
Senin, Oktober 12, 2026
spot_img

Hasil Demo Mahasiswa Ajukan 13 Tuntutan: Minta Setop Program Makan Gratis

TANJUNGPINANG (HAKA) – Ratusan mahasiswa dari berbagai organisasi di Provinsi Kepri, membawa 13 tuntutan pada aksi damai di depan Kantor DPRD Kepri, Senin (1/9/2025). 13 tuntutan ini ditujukan kepada pemerintah pusat maupun daerah.

Ketua Umum HMI Tanjungpinang-Bintan, Tomi Suryadi mengatakan, bahwa tuntutan mereka mencakup berbagai isu penting yang harus segera ditindaklanjuti. Tujuannya, agar pemerintah melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kinerja dan kebijakan yang ada.

Adapun beberapa tuntutannya yaitu mendesak reformasi total institusi kepolisian dan penanganan aksi massa yang sesuai dengan prinsip proporsional, perlu, dan akuntabel.

Kemudian, para massa juga menuntut agar Presiden RI dapat segera menyelesaikan kekacauan di berbagai sektor. “Kami juga meminta agar pemerintah menindak tegas pihak-pihak yang membungkam suara demonstran, serta menolak kenaikan tunjangan anggota DPR RI,,” jelasnya, kepada hariankepri.com, saat ditemui usai aksi damai.

Selain itu, para mahasiswa ini juga menolak rencana kenaikan pajak yang berpotensi dapat memberatkan masyarakat. Kemudian, mendesak DPRD Kepri dapat mendukung dan menyuarakan pengesahan RUU Perampasan Aset di tingkat pusat.

“Kami juga ingin Presiden RI berhentikan program MBG, dan lebih fokus kepada kesejahteraan guru dan tenaga pendidik,” jelasnya.

Lebih lanjut, Tomi memaparkan, adapun tuntutan lainnya yang diajukan kepada perwakilan rakyat Kepri ini yaitu tuntutan reformasi perpajakan untuk buruh.

“Termasuk menaikkan ambang batas Pendapatan Tidak Kena Pajak (PTKP), serta penghapusan pajak untuk pesangon, THR, JHT, dan pajak untuk pekerja perempuan,” sambungnya.

Para mahasiswa ini pula, menuntut agar semua lembaga negara (eksekutif, legislatif, yudikatif) dapat menjalankan hukum dan etika sesuai aturan yang berlaku.

“Kami menolak keras segala upaya untuk menunu darurat militer, serta meminta agar DPRD Kepri secara resmi mendukung gerakan Kepri Menggugat Selamatkan Indonesia,” tambahnya.

Baca Juga:  Perubahan APBD Kepri 2026 Naik Menjadi Rp3,39 Triliun

Ia menegaskan, bahwa para massa yang hadir maupun tidak dapat hadir karena suatu alasan pada aksi damai kali ini, akan terus mengawal tuntutan tersebut untuk dapat segera diteruskan ke tingkat pusat.

“Kami akan terus mengawal tuntutan ini, dan mendesak agar DPRD Kepri segera meneruskannya ke DPR RI,” ungkapnya.

Menanggapi aksi tersebut, Ketua DPRD Kepri, Iman Sutiawan, menyampaikan, bahwa dirinya beserta jajaran dengan lapang dada akan segera menindak lanjuti aspirasi dan tuntutan dari para massa aksi damai tersebut.

“Dengan senang hati, saya akan teruskan tuntuan ini ke DPR RI. Ada beberapa tuntutan juga yang menyangkut kebijakan daerah, hal ini kami akan bahas dalam rapat paripurna DPRD Kepri dalam waktu dekat,” tutupnya. (dim)

Dimas Bona
Dimas Bona
Jurnalis hariankepri.com sejak tahun 2023. Dalam kesehariannya, aktif melakukan peliputan dan penulisan berbagai peristiwa kriminal serta isu-isu daerah yang terjadi di wilayah Provinsi Kepulauan Riau (Kepri). Anggota aktif Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Tanjungpinang, yang menunjukkan komitmennya terhadap jurnalisme yang profesional dan independen.
spot_img

Berita Lainnya

- Iklan -spot_img
Seedbacklink

Berita Terbaru