TANJUNGPINANG (HAKA) – Kepala Dinas Pariwisata Kepri, Hasan membeberkan, bahwa angka rata-rata lama tinggal wisatawan mancanegara di Kepri baru mencapai 1,7 hari.
“Rata-rata length of stay kita baru 1,7 hari, belum sampai 2 hari penuh,” kata Hasan kepada hariankepri.com.
Hasan menjelaskan, pergerakan turis asing, mayoritas mengikuti kendali agen perjalanan dengan sistem paket rombongan.
”Akibat keterikatan paket tersebut, destinasi di Tanjungpinang sejauh ini hanya mendapatkan alokasi menginap selama satu malam,” sebutnya.
Kendati durasi kunjungan terbilang singkat, Hasan menolak anggapan, yang menyebut wilayah Kepri maupun Kota Tanjungpinang sekadar lokasi perlintasan transit wisatawan.
“Justru mereka berlibur di sini, ini adalah destinasi utama mereka,” tegasnya.
Hasan meluruskan, bahwa durasi tinggal murni, mengikuti pengaturan jadwal perjalanan formal yang telah mendapat rancangan matang dari pihak agen travel.
“Tanjungpinang bukan sekadar tempat transit, karena memang di dalam paket perjalanannya ada khusus satu hari di Tanjungpinang,” tambahnya.
Hasan menegaskan, bahwa keunggulan konektivitas, kemudahan transportasi, kelengkapan sarana, serta kedekatan kultur mendukung kunjungan wisman.
“Wisatawan memilih ke sini karena dekat, aksesibilitas bagus, fasilitas lengkap, dan tidak ada kendala bahasa,” pungkasnya. (sih)






