TANJUNGPINANG (HAKA) – Harga daging ayam potong di Pasar Bintan Center (Bincen) Tanjungpinang, mengalami kenaikan dalam beberapa hari terakhir.
Hendra, salah satu pedagang ayam di pasar tersebut mengatakan, bahwa lapak penjualan daging ayamnya membeli stok dari peternakan ayam yang ada di wilayah Batu 20, Kabupaten Bintan.
“Pasokan ayam sebenarnya masih lancar, cuma saya kurang tahu kenapa harga tiba-tiba naik,” ujarnya kepada hariankepri.com, Kamis (28/8/2025).
Saat ini, kata dia, harga jual ayam potong saat ini dapat dibanderol dengan harga sekitar Rp 40 ribu. Ia mengaku, sebelumnya harga masih berkisar Rp 37 ribu per kilogramnya.
“Naiknya sekitar Rp 3 ribu sampai Rp 5 ribu,” sebutnya.
Karena hanya bertugas untuk menjual ayam, ia mengaku tidak mengetahui secara detail soal usia atau ukuran ayam yang dijual kepada para pelanggannya.
“Saya cuma bagian jual, soal umur ayam saya tidak tahu pasti,” katanya.
Sementara itu, Vito, salah satu warga yang sering berbelanja daging ayam potong di Pasar Bincen, juga merasakan kenaikan harga sejak 24 Agustus 2025 lalu.
“Terakhir saya beli ayam harganya Rp 45 ribu per kilo. Padahal sebelumnya cuma sekitar Rp 39 ribu,” ungkapnya.
Selain itu, Vito juga mengeluhkan ukuran ayam yang dijual. Karena, kini daging ayam potong yang dijual terlihat jauh lebih kecil dibanding beberapa bulan lalu.
“Saya mendengar dari para pedagang, kalau stok ayam memang sedang dibatasi. Kata mereka, ayam yang siap panen banyak diekspor dan yang dijual di sini belum siap panen,” tukasnya. (dim)





