TANJUNGPINANG (HAKA) – Keterbatasan armada dan personel pada DPKP Kota Tanjungpinang, membuat kinerja instansi ini belum maksimal.
Kasi Pemadam Kebakaran DPKP, Derry Ambary, menyebut, pihaknya menyiagakan lima unit mobil pemadam untuk seluruh wilayah.
“Satu unit siaga di pos tertentu, dua unit di Suka Berenang, dan dua unit lainnya merupakan mobil berkapasitas besar,” jelasnya.
Derry mengaku kekurangan armada, karena empat pos seharusnya memiliki delapan mobil, namun kenyataannya mereka hanya mengoperasikan lima unit saja.
Selain masalah kendaraan, DPKP juga menghadapi krisis jumlah personel. Satu regu idealnya berisi enam orang untuk memastikan efektivitas kerja.
“Kenyataannya, tiap regu hanya berisi empat sampai lima orang,” ujarnya.
Karena kekurangan personel, sambung Derry, staf administrasi bahkan harus membantu tugas lapangan demi menutupi kekurangan.
Kebutuhan operasional lapangan mencapai 70 orang. Namun, saat ini DPKP hanya memiliki 57 personel untuk menjalankan tugas pemadaman.
Pihaknya memaksimalkan sumber daya yang ada, meski anggaran terbatas menghambat rencana pengadaan mobil baru untuk memperkuat armada pemadam.
“Sebagai solusi, kami menjalin kerja sama dengan berbagai instansi penyedia mobil tangki air guna mendukung ketersediaan pasokan saat darurat” tukasnya. (dan)





