TANJUNGPINANG (HAKA) — Gubernur Kepri Ansar Ahmad, memanfaatkan tradisi ngopi masyarakat sebagai strategi pariwisata berbasis event untuk memacu pertumbuhan ekonomi daerah.
​”Kebiasaan sederhana masyarakat bisa menjadi kekuatan ekonomi besar jika kita mengelolanya secara kreatif,” ujar Ansar di sela Festival Kopi Merdeka 2026, Minggu (23/8/2026) malam.
​Ribuan warga memadati Puncak Festival Kopi Merdeka 2026 di Jalan Merdeka Kawasan Kota Lama Tanjungpinang.
​Festival ini hadir sejak 2022 dengan inisiator, mantan Kejari Tanjungpinang Joko Yuhono, Isnaini Bayu Wibowo, Yusuf Lase, Husnizar Hood, dan para seniman lokal.
Saat ini Festival Kopi Merdeka resmi masuk dalam Calendar of Events Pariwisata Kepri 2026.
​Pemerintah daerah terus mendorong event lokal agar berdaya tarik internasional guna mendongkrak kunjungan wisatawan.
​Strategi ini terbukti efektif kunjungan wisatawan mancanegara ke Kepri hingga menembus 837.015 orang sepanjang Januari hingga Mei 2026.
“​Pertumbuhan ekonomi Kepri pun melonjak mencapai 6,99 persen pada Triwulan II 2026 dan menjadi yang tertinggi di Sumatra,” kata Ansar.
​Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Ansar menyerahkan bantuan UMKM serta hadiah lomba kepada para pemenang.
​Malam penutupan acara berlangsung meriah dengan pertunjukan seni budaya serta penampilan penyanyi Fauzana dan Aprilian yang menghibur pengunjung. (sha)






