TANJUNGPINANG (HAKA) – PT ASDP Indonesia Ferry (Persero), resmi memulai pembangunan Dermaga II Pelabuhan Penyeberangan Tanjunguban, Bintan, Kamis (18/6/2026).
​Gubernur Kepri Ansar Ahmad bersama Direktur Utama ASDP, menekan sirene sebagai simbolis mulainya pembangunan infrastruktur penyeberangan laut tersebut.
​Direktur Utama PT ASDP Indonesia Ferry, Heru Widodo mengatakan, pembangunan Dermaga II berkapasitas 1.000 GT menjadi langkah strategis memperkuat konektivitas.
​Menurutnya, pihak ASDP juga meningkatkan kapasitas Dermaga I menjadi 2.000 GT guna menaikkan mutu pelayanan kepada masyarakat.
​”Ini menjadi momentum penting dalam memperkuat konektivitas dan layanan transportasi laut di Kepri,” ujar Heru Widodo.
​Heru menilai, transportasi laut memiliki peran vital dalam mendukung mobilitas logistik masyarakat serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah kepulauan.
​Selain di Tanjunguban, ASDP juga akan melakukan rehabilitasi fasilitas Pelabuhan Telaga Punggur Batam sebagai bagian penguatan layanan secara menyeluruh.
​Heru menambahkan, pihaknya menargetkan proyek infrastruktur pelabuhan ini rampung pada November 2026 agar bisa beroperasi saat libur Natal dan Tahun Baru.
​”Insya Allah pada momentum Natal dan Tahun Baru sudah dapat masyarakat manfaatkan,” tegas Heru.
​Sementara itu, Gubernur Ansar Ahmad mengapresiasi komitmen penuh ASDP, dalam memperkuat ketersediaan infrastruktur transportasi laut di wilayah Kepri.
​Ansar menjelaskan, Kepri merupakan provinsi kepulauan, dengan karakteristik wilayah yang terdiri dari 98 persen lautan dan dua persen daratan.
​Provinsi Kepri memiliki total 2.028 pulau, dengan rincian 394 pulau berpenghuni serta 22 pulau berstatus wilayah terdepan.
​”Konektivitas merupakan urat nadi pembangunan Kepri. Sebab, tidak hanya untuk mobilitas masyarakat, tetapi juga kelancaran distribusi barang,” terangnya.
​Menurut Ansar, peningkatan kapasitas dermaga ini akan menjadi solusi tepat, khususnya terhadap kendala antrean panjang kendaraan yang sering memicu keluhan masyarakat.
​Fasilitas pelabuhan yang memadai juga akan memberikan dampak positif, terhadap geliat sektor pariwisata dan investasi yang menjadi motor ekonomi.
​Ansar membeberkan capaian kunjungan wisatawan mancanegara ke Kepri pada tahun 2025 yang lalu berhasil menyentuh angka sekitar 2,15 juta orang.
​Sementara itu, capaian realisasi investasi Kepri pada periode tahun 2025 mencapai hampir Rp69 triliun, melampaui target pusat sebesar Rp48 triliun. (sih)






