TANJUNGPINANG (HAKA) – Gubernur Kepri Ansar Ahmad, memperkuat kualitas sumber daya manusia sejak tingkat dasar melalui pemenuhan gizi, penanganan stunting, dan kesehatan.
​Ansar menyampaikan komitmen tersebut saat memimpin Rapat Koordinasi Pemda se-Kepri di Gedung Daerah, Kota Tanjungpinang, kemarin.
​Ansar menginstruksikan seluruh jajaran, agar memperkuat kolaborasi demi meningkatkan kualitas pelayanan publik bagi masyarakat.
​”Kita ingin layanan kesehatan ini terus meningkat, dan memastikan masyarakat mendapatkan pelayanan yang baik,” tegasnya.
​Ansar menambahkan, upaya penanganan stunting serta kecukupan gizi anak menjadi prioritas utama pemerintah daerah.
​”Anak-anak mendapatkan gizi yang cukup, dan penanganan stunting bisa kita tekan,” ujar Ansar.
​Capaian Universal Health Coverage di Tanjungpinang hingga Juli 2026 telah menyentuh angka 98,30 persen.
​Pemprov Kepri terus memacu kepesertaan aktif JKN-KIS yang saat ini berada pada angka 83,75 persen.
​Pemerintah daerah memfokuskan puskesmas sebagai ujung tombak pelayanan kesehatan dasar bagi seluruh warga.
​Pemerintah melengkapi alat kesehatan, menyediakan Cek Kesehatan Gratis, memacu imunisasi bayi, hingga memaksimalkan penanganan TBC.
​Pemprov Kepri memasifkan program Makan Bergizi Gratis yang menjangkau 29.717 peserta didik di 115 sekolah.
​Program gizi tersebut berjalan seiring dengan pembenahan sarana dan prasarana sekolah di tingkat dasar.
​Pemenuhan Standar Nasional Pendidikan, untuk jenjang SD dan SMP di Tanjungpinang kini telah mencapai 100 persen.
​Melalui integrasi sektor gizi, kesehatan, dan pendidikan, Ansar optimistis mampu mencetak generasi muda Kepri yang unggul. (sha)




