TANJUNGPINANG (HAKA) – Pemprov Kepri melalui Biro Kesra, telah mengumumkan kelanjutan serta pengembangan Program Beasiswa untuk tahun anggaran 2026.
Gubernur Kepri, Ansar Ahmad, menegaskan, bahwa program ini merupakan komitmen pemerintah, dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia daerah.
Pemerintah membuka pendaftaran beasiswa tersebut mulai 6 April, hingga 6 Juni 2026 mendatang bagi seluruh mahasiswa asal Kepri.
“Kami mengalokasikan total anggaran sekitar Rp3 miliar untuk mendukung masa depan mahasiswa Kepri,” ungkap Ansar Ahmad, kemarin.
Berdasarkan data Biro Kesra, total penerima beasiswa tahun ini mencapai 1.212 peserta, meningkat sebanyak 25 orang dibanding tahun sebelumnya.
Ansar menjelaskan bahwa pada tahun ini, pemerintah memberikan perhatian khusus, pada prinsip keadilan sosial bagi seluruh masyarakat Kepri.
“Kami mengarahkan penambahan kuota terbesar kepada kelompok mahasiswa tidak mampu agar semua kalangan dapat mengakses pendidikan tinggi,” terangnya.
Kategori D3 Tidak Mampu mencatat lonjakan signifikan sebesar 66,7 persen, sementara kategori S1 Tidak Mampu meningkat menjadi 632 penerima.
Pemerintah menetapkan besaran bantuan biaya pendidikan sebesar Rp2.500.000 untuk jenjang D3 hingga S1, serta Rp4.000.000 bagi mahasiswa jenjang S2 prestasi.
Rincian kuota tersebut meliputi 50 mahasiswa D3 prestasi, 50 D3 tidak mampu, 260 S1 prestasi dalam daerah, dan 200 S1 prestasi luar daerah.
Selanjutnya, pemerintah menyediakan alokasi untuk 632 mahasiswa S1 tidak mampu dalam daerah serta 20 kuota khusus bagi mahasiswa jenjang S2 prestasi.
Ansar berharap, kendala biaya tidak lagi menghambat putra-putri daerah, dalam menempuh pendidikan tinggi guna membangun Kepri ke depan.
“Saya berharap putra-putri daerah tidak lagi terkendala biaya, sehingga mereka dapat berkontribusi membangun Kepulauan Riau di masa depan,” pungkasnya.
Calon pendaftar dapat mengakses informasi lengkap mengenai persyaratan dan jadwal seleksi melalui portal resmi di alamat beasiswa.kepriprov.go.id. (sih)





