TANJUNGPINANG (HAKA) – Pemprov Kepri membuat gerakan pemanfaatan pekarangan rumah untuk menanam sayuran.
Gubernur Kepri, Ansar Ahmad mengatakan, langkah ini bisa meringankan pengeluaran harian, sekaligus ketergantungan pasokan dari luar daerah.
“Bisa tanam cabai dan sayuran yang cepat panen,” katanya, kepada hariankepri.com, kemarin.
Ia menyebut, dirinya telah menanam sebanyak 15 pohon cabai di pekarangan rumahnya.
Hasilnya sudah beberapa kali panen.
“Bisa dapat 2 ons sampai 3 ons tiap kali panen,” tuturnya.
Ansar menekankan, gerakan ini adalah bagian dari strategi membangun kemandirian pangan skala kecil di Provinsi Kepri.
“Kita juga akan menyalurkan bibit cabai nantinya kepada masyarakat untuk mendukung gerakan ini,” sebutnya.
Lebih lanjut, ia menilai, Provinsi Kepri harus mengutamakan strategi yang efisien dalam memenuhi kebutuhan pangan.
“Terutama karena luas daratan kita hanya sekitar 1,2 persen dari keseluruhan,” tambahnya.
Selain itu, ia menegaskan, Pemprov Kepri sudah menandatangani kontrak kerja sama dengan pengusaha di Jawa Timur.
“Kerja sama ini untuk memasok beras, bawang, cabai, dan ayam beku, dengan nilai kontrak lebih dari Rp 4 triliun,” tutupnya. (dim)





