TANJUNGPINANG (HAKA) – DPD Himpunan Alumni (HA) IPB Kepulauan Riau (Kepri) siap menggelar serangkaian acara besar pada awal Oktober 2026 mendatang.
Panitia pelaksana menyelenggarakan tiga agenda utama sekaligus. Agenda tersebut meliputi Talkshow Nasional Blue Economy, dan pengukuhan pengurus daerah di Aula Wan Seri Beni. Kemudian, kegiatan Family Fun Run 5K, di kawasan Tepi Laut, Tanjungpinang.
Ketua Umum DPP HA IPB, Fauzi H Amro akan mengukuhkan langsung jajaran pengurus DPD HA IPB Kepri. Prosesi pelantikan ini menyejalankan momentum silaturahmi bersama agenda edukasi publik.
​Talkshow ini mengusung tema “Kepri Di Gerbang ASEAN: Dari Transfer Fiskal Menuju Transformasi Ekonomi Maritim” untuk mendorong kemandirian kelautan.
​Ketua DPD HA IPB Kepri, Zulhidayat menilai, keterlibatan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) sangat krusial mempercepat hilirisasi maritim.
​”Kepri butuh ekosistem riset yang kuat untuk mengisi ruang inovasi teknologi,” imbuhnya.
​Zulhidayat menjelaskan hilirisasi hasil laut, memerlukan dukungan sains terapan dari kolaborasi periset BRIN bersama akademisi IPB dan UMRAH.

​Panitia menyandingkan perwakilan BRIN bersama Kementerian Keuangan, UMRAH, dan Pemprov Kepri dalam satu panggung diskusi interaktif.
​Para panelis akan mengupas strategi pemanfaatan zat aktif laut, riset bioprospeksi, hingga pengembangan industri pengolahan bahari secara berkelanjutan.
​HA IPB Kepri juga mendatangkan narasumber utama Prof Rokhmin Dahuri, Menteri Kelautan dan Perikanan periode 2001-2004 yang juga Guru Besar IPB.
​Langkah ini menyasar penguatan pendapatan asli daerah agar pemerintah daerah tidak terus bergantung pada dana transfer pusat.
​”Inovasi teknologi menjadi kunci utama mengubah potensi laut menjadi sumber pertumbuhan ekonomi baru,” tegas Zulhidayat.
Selain talkshow nasional, HA IPB Kepri juga menggelar aksi Family Fun Run 5K di kawasan Tepi Laut Tanjungpinang.
“Acara ini menjadi ajang konsolidasi pemangku kepentingan maritim di Kepulauan Riau,” tukasnya. (sha)




