28.2 C
Tanjung Pinang
Selasa, Desember 16, 2025
spot_img

Gedung NICU PICU RSUD Bintan Sudah Bisa Rawat Bayi, tapi Tenaga Medis Masih Kurang

BINTAN (HAKA) – Manajemen RSUD Bintan Kijang, telah mengoperasikan Gedung NICU dan PICU, untuk perawatan bayi baru lahir maupun anak-anak, sejak Oktober 2025.

“Gedung berlantai 2 itu, pembangunannya tahun 2022. Dan perekrutan tenaga perawat pada September 2025,” ucap Direktur RSUD Bintan, drg Tony Masruri.

Saat ini, pihaknya telah menempatkan 3 perawat untuk melayani pasien bagi bayi yang baru lahir hingga anak-anak.

Namun, kata dia, tenaga medis yang bertugas di NICU dan PICU itu, masih kurang. Jumlah ruangannya ada 8 kamar.

“Tenaga perawat kita, hanya bisa melayani 2 pasien sampai 3 pasien, sekarang,” terangnya kepada hariankepri.com beberapa waktu lalu.

Tony menerangkan, layanan Neonatal Intensive Care Unit (NICU) untuk perawatan bayi dengan usia 0 hingga 30 hari.

Khususnya, anak yang mempunyai penyakit kekuningan (ikterus), serta masalah berat badan lahir rendah (BBLR) di bawah 2,5 Kilogram (Kg).

“Perawatan selama 2-3 hari hingga kondisi membaik, lalu pindah ke ruang rawat inap biasa hingga pulang,” terangnya.

Sedangkan, layanan Pediatric Intensive Care Unit (PICU), bagi anak-anak usia 31 hari hingga 18 tahun.

Yakni, yang amengalami gangguan kesadaran, sesak napas, dan segala macam gangguan pediatrik anak-anak yang kritis.

“Kami tetap mengoptimalkan pelayanan bagi masyarakat,” ucapnya.

Tony mengaku, sempat ada kendala pada alat bantu napas (ventilator), karena aki atau komponen lainnya rusak.

“Tapi sekarang sudah bagus, dan beroperasi kembali,” tutupnya. (rul)

masrun
masrun
Jurnalis. Bergabung dengan Hariankepri.com sejak 2018. Aktif sebagai anggota Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Kota Tanjungpinang.
spot_img
spot_img

Berita Lainnya

- Iklan -spot_img
Seedbacklink

Berita Terbaru