27.6 C
Tanjung Pinang
Rabu, Oktober 14, 2026
spot_img

Gebyar Melayu Pesisir 2026: Dorong UMKM Kepri Go Export

BATAM (HAKA) – Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau bersama Bank Indonesia menggelar Gebyar Melayu Pesisir (GMP) 2026 di K Square Batam, Kamis (17/9/2026) lalu.

​Penyelenggaraan kegiatan bertujuan, menguatkan warisan budaya Melayu sekaligus memacu transformasi ekonomi daerah yang inklusif, serta berkelanjutan secara konsisten.

​”Posisi geografis Kepri sangat strategis di Selat Malaka. Wilayah kita terdiri dari 2.028 pulau,” kata Sekretaris Daerah Provinsi Kepri Misni.

​Lautan yang mendominasi wilayah Kepri, menjadi modal penting menggerakkan industri, perdagangan, dan pariwisata internasional Kepulauan Riau.

​”Pengembangan UMKM tidak boleh berhenti pada jumlah pelaku usaha. Kita harus meningkatkan produktivitas, kualitas, dan akses pasar,” tegas Misni.
​
Rangkaian acara tidak sekadar ajang pameran produk, tetapi juga menghadirkan Export Coaching Program serta business matching bagi peserta.

​Langkah pelatihan tersebut membuka jalan bagi produk kerajinan tenun, tudung manto, dan kuliner khas lokal untuk menembus pasar ekspor.

​”Warisan intelektual masyarakat mampu mendongkrak daya saing daerah,” tutur Misni.

​Pemprov Kepri dan Bank Indonesia terus mengimbau masyarakat untuk memperluas transaksi digital dengan memanfaatkan fitur QRIS Antarnegara secara aktif.

​”Kami berharap sinergi ini membawa UMKM Kepri makin naik kelas,” pungkas Misni. (sha)

Baca Juga:  Konektivitas Batam Naik, Masuk 10 Besar Pelabuhan Dunia
Pasha Azzikra
Pasha Azzikra
Jurnalis Hariankepri.com sejak tahun 2024. Aktif menulis isu-isu sosial dan masyarakat baik lokal dan nasional.
spot_img

Berita Lainnya

- Iklan -spot_img
Seedbacklink

Berita Terbaru