BINTAN (HAKA) – Kelompok Tani Mawar Jingga, dari Desa Kuala Sempang, sukses melakukan terobosan usaha di Kabupaten Bintan.
Kelompok yang telah aktif sejak tahun 2019 ini berhasil mengembangkan budidaya ayam petelur setelah sebelumnya hanya berfokus pada tanaman palawija.
Keberhasilan ini bermula dari program aspirasi Anggota DPR RI Dapil Kepri, Sturman Panjaitan, melalui Kementerian Pertanian tahun 2025.
Program tersebut bertujuan memperkuat ketahanan pangan sekaligus mendukung pemenuhan gizi masyarakat melalui penyediaan protein hewani di tingkat daerah.
Ketua Kelompok Tani Mawar Jingga, Erdis Suhendri menjelaskan, bahwa bantuan yang mereka terima, berupa 600 ekor bibit ayam petelur usia 16 minggu.
“Selain bibit, bantuan itu juga mencakup pembangunan kandang, penyediaan pakan, obat-obatan, hingga pendampingan teknis bagi para peternak,” paparnya.
Ia mengaku, proses produksi yang dimulai sejak November 2025 di Kecamatan Seri Kuala Lobam kini telah membuahkan hasil signifikan.
“Meski baru berjalan selama dua pekan terakhir, produktivitas telur terus meningkat secara bertahap,” ucapnya.
Jika awalnya hanya menghasilkan beberapa butir, kata Erdis, saat ini produksi harian telah menembus angka lebih dari 400 butir telur per hari.
Pemasaran hasil panen telur itu untuk memenuhi kebutuhan anggota kelompok dan warga sekitar dengan harga terjangkau, yakni berkisar Rp1.600 hingga Rp1.700 per butir.
“Selain penjualan umum, produksi telur ini juga untuk Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kecamatan Seri Kuala Lobam,” tegasnya.
Melihat hasil yang menjanjikan, Erdis bersama 15 anggotanya kini berencana meningkatkan populasi ayam hingga mencapai 1.000 ekor.
Ia berharap pemerintah daerah, dapat memberikan dukungan dana tambahan agar skala usaha kelompok tani ini bisa terus berkembang.
“Dan menjamin ketersediaan pangan di desa mereka” tukasnya. (rul)





