28.3 C
Tanjung Pinang
Kamis, Maret 5, 2026
spot_img

Gawat, 70 Ton Limbah Minyak Hitam Cemari Pantai Trikora

BINTAN (HAKA) – Limbah minyak hitam kembali mencemari pesisir timur Kabupaten Bintan. Cairan pekat ini mengotori pasir putih sepanjang Pantai Trikora.

Kondisi tersebut merusak keindahan destinasi wisata unggulan daerah. Pengunjung merasa kecewa melihat hamparan minyak di bibir pantai.

“Kami tidak bisa berenang karena air sangat kotor,” keluh Aris, seorang pengunjung lokal.

Ia terpaksa membatalkan niat berlibur bersama keluarga besarnya, pada Minggu (9/2/2026) kemarin.

“Gumpalan seperti aspal menempel di kulit dan pakaian. Baunya menyengat dari minyak juga sangat mengganggu pernapasan,” ucapnya.

Nelayan setempat, Bakri, mengungkapkan kekesalan atas bencana tahunan ini. “Jaring ikan kami rusak terkena noda hitam yang lengket.”

Limbah kiriman ini mematikan mata pencaharian warga pesisir Bintan. Mereka menuntut tindakan tegas pemerintah terhadap pelaku pembuangan minyak.

Masyarakat berharap pihak berwenang segera mengatasi masalah pencemaran lingkungan ini. Pantai Trikora membutuhkan perlindungan ekstra dari ancaman limbah berbahaya.

Sementara itu, Kepala DLH Bintan, Niken Wulandari, menjelaskan petugas sedang fokus menggotong satu persatu karung limbah minyak dari Pantai Dugong.

“Kami bekerja sama dengan DLH Kepri. Kami membantu tenaga SDM serta pelaporan ke kementerian terkait,” ucapnya, Selasa (10/2/2026).

Selanjutnya, petugas mengangkut tumpukan karung menggunakan truk khusus menuju gudang limbah B3 di Tanjunguban, Bintan Utara.

Perusahaan pihak ketiga kemudian membawa karung-karung limbah tersebut ke pabrik pengolahan di Kota Batam menggunakan kapal.

“Kementerian Lingkungan Hidup menanggung seluruh biaya operasional yang mencapai ratusan juta rupiah,” sebut Niken menjelaskan skema anggaran.

Petugas transporter limbah B3 telah memindahkan sekitar 50 ton limbah dari ribuan karung di kawasan wisata Pantai Trikora.

“Masih ada lima lokasi lagi. Kami memperkirakan total limbah B3 di Pantai Trikora mencapai 70 ton,” imbuh Niken. (rul)

masrun
masrun
Jurnalis. Bergabung dengan Hariankepri.com sejak 2018. Aktif sebagai anggota Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Kota Tanjungpinang.
spot_img
spot_img

Berita Lainnya

- Iklan -spot_img
Seedbacklink

Berita Terbaru