TANJUNGPINANG (HAKA) – Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Kepri, Bisri, mewacanakan fasilitas pojok baca, di area swasta tempat masyarakat umum.
​”Sangat strategis jika di setiap sudut kafe kita sediakan pojok buku,” ujar Bisri kepada hariankepri.com.
​Pihaknya sedang merancang terobosan, untuk memperluas jangkauan pelayanan literasi ke masyarakat.
​”Supaya waktu luang masyarakat saat mengobrol bisa diisi dengan membaca,” tambah Bisri.
​Sasarannya adalah pelaku usaha kafe dan komunitas kedai kopi potensial, yang tersebar di wilayah Kota Tanjungpinang dan kabupaten/kota lainnya.
​Menurut Bisri, langkah ini sangat strategis, karena budaya mengobrol lama masyarakat di Kepri biasanya terjadi di kafe atau kedai kopi.
​Bisri menjelaskan, saat ini pengelolaan perpustakaan terbagi atas perpustakaan khusus, di bawah naungan OPD atau lembaga tertentu.
​Selain itu, ada pula Perpustakaan Publik yang jalurnya langsung ke masyarakat luas.
​Untuk bentuk konkret intervensinya, pihak dinas sedang merancang formulasinya melalui kegiatan sosialisasi, pendataan, dan kunjungan langsung ke para pemilik usaha.
​”Fokus utama kita saat ini adalah merapikan manajemen internal perpustakaan daerah terlebih dahulu,” pungkasnya. (sih)





