27.1 C
Tanjung Pinang
Rabu, Agustus 19, 2026
spot_img

Gaet Investor, DPMPTSP Kepri Rancang Peta Investasi 2030

TANJUNGPINANG (HAKA) – Dinas PMPTSP Kepri, mempermudah serta memperlancar para pelaku usaha dalam berinvestasi.

​Kepala DPMPTSP Kepri, Hasfarizal Handra menyampaikan, Kepri memiliki keistimewaan berupa status Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas (Free Trade Zone/FTZ).

​”Harapan kita, status menyeluruh untuk kawasan BBK (Batam, Bintan, Karimun) ini bisa tercapai di tahun 2026 atau 2027,” ujarnya.

​Hasfarizal memaparkan, sebaran investasi secara nasional kini telah merata dan tidak lagi mendominasi atau berpusat di wilayah Pulau Jawa.

​Data nasional mencatat, persentase investasi sebesar 49,7 persen berada di Pulau Jawa, sedangkan 51 persen sisanya tersebar di luar Jawa.

​Hasfarizal menegaskan, pihaknya tetap memperhatikan potensi ekonomi di wilayah Anambas, Natuna, dan Lingga agar tidak berpusat di kawasan BBK.

​DPMPTSP Kepri juga menggesa, program pembuatan Peta Potensi Investasi 2030 dan menargetkan dokumen strategis tersebut rampung pada tahun anggaran 2026 ini.

​”Dengan peta ini, kita bisa langsung mengarahkan secara presisi investasi apa yang cocok beserta perhitungannya untuk lima tahun ke depan,” pungkasnya. (sih)

Baca Juga:  Peluncuran Kartu Bima Sakti, Upaya Lis Beri Bantuan Tepat Sasaran
Arsih Zul Adha, S.H.
Arsih Zul Adha, S.H.
Jurnalis hariankepri.com sejak tahun 2025. Alumni Prodi Ilmu Hukum Konsentrasi Hukum Tata Negara FISIP UMRAH ini aktif meliput dan menulis berbagai peristiwa serta isu-isu seputar politik, hukum, dan pemerintahan di wilayah Provinsi Kepulauan Riau. Meraih Juara II Lomba Menulis Jurnalistik dalam rangka Hari Pers Nasional 2026 di Tanjungpinang.
spot_img
spot_img
spot_img

Berita Lainnya

- Iklan -spot_img
Seedbacklink

Berita Terbaru