TANJUNGPINANG (HAKA) – Pemerintah Provinsi Kepri, menyiapkan Sekolah Rakyat sebagai sekolah berasrama bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu.
Program Strategis Nasional itu menghadirkan sekolah, dengan dukungan anggaran pusat lebih dari Rp200 miliar untuk setiap unit.
Kepala Dinsos Kepri, Mahadi Rahman, menyebut, fasilitas sekolah dirancang secara lengkap untuk menunjang pendidikan dan kehidupan siswa.
“Fasilitasnya sangat lengkap. Mulai gedung asrama, sarana belajar, fasilitas ibadah, hingga lapangan sepak bola berstandar semi-internasional,” katanya, belum lama ini.
Ia menyebut, kompleks sekolah juga menyediakan mes bagi guru agar kegiatan belajar mengajar berlangsung lebih optimal.
Pemerintah pusat menanggung seluruh biaya operasional, akomodasi, dan kebutuhan siswa selama mengikuti pendidikan di sekolah tersebut.
Pemprov Kepri tetap menyiapkan dukungan melalui APBD, agar pengentasan kemiskinan tidak berhenti pada kebutuhan siswa di asrama.
“Pemberdayaan ekonomi kami selaraskan dengan profesi setiap orang tua siswa,” jelas Mahadi.
Pemprov menyalurkan bantuan modal usaha melalui program Usaha Ekonomi Produktif bagi orang tua yang berdagang kecil atau berjualan gorengan.
Nelayan menerima bantuan alat tangkap dan sampan, sedangkan petani memperoleh bantuan peralatan pertanian modern.
Sinergi pemerintah pusat dan daerah menyasar sisa kemiskinan ekstrem di Kepri yang mencapai 0,23 persen atau 811 kepala keluarga. (sih)






