26.8 C
Tanjung Pinang
Kamis, Februari 12, 2026
spot_img

Ekonomi Kreatif, Tren Vape Warnai Sektor Usaha di Kepri

TANJUNGPINANG (HAKA) – Disperindag Kepri mengakui, dampak ekonomi dari tren rokok elektrik di Tanjungpinang.

Plt Kepala Disperindag Kepri, Riki Rionaldi menilai, industri ini membuka peluang kerja baru.

“Vape atau rokok elektrik itu juga berperan membuka lapangan usaha baru,” ujarnya kepada hariankepri.com, Rabu (28/1/2026).

Ia menyebut, pemerintah daerah tidak bisa serta merta menolak kehadiran industri tersebut.

“Kita pun nggak bisa menolak orang buka usaha,” tuturnya.

Namun, Riki mengingatkan pesan Gubernur Kepri, agar pertumbuhan ekonomi tetap dalam koridor hukum.

“Usaha boleh tumbuh, tetapi harus tertib, legal, dan bertanggung jawab,” tegasnya.

Riki menegaskan posisi pemerintah yang netral dan fokus pada kepatuhan aturan main, termasuk pedagang rokok elektrik.

“Kami tidak dalam posisi pro atau kontra,” katanya.

Disperindag berkomitmen memberikan edukasi kepada para pelaku UMKM vape agar paham aturan.

“Kami berkewajiban memberikan edukasi pedagang tentang kewajiban dan legalitas,” imbuhnya.

Riki berharap, edukasi ini mencegah pedagang terjerat masalah hukum akibat menjual barang ilegal.

“Tidak boleh ada monopoli yang usaha satu mematikan usaha lain,” sebutnya.

Dengan tertib administrasi, iklim usaha di Kepri diharapkan semakin kondusif dan sehat. (sih)

Baca Juga:  Pindah ke Kejati Kepri, Senopati Siap Teruskan Program Penkum
Arsih Zul Adha, S.H.
Arsih Zul Adha, S.H.
Jurnalis hariankepri.com sejak tahun 2026. Lahir di Tanjungpinang pada 27 Januari 2004, merupakan alumni SMAN 1 Tanjungpinang dan telah menempuh pendidikan tinggi di Prodi Ilmu Hukum FISIP UMRAH. Dalam kesehariannya, aktif melakukan peliputan dan penulisan berbagai peristiwa di wilayah Provinsi Kepulauan Riau (Kepri)
spot_img
spot_img

Berita Lainnya

- Iklan -spot_img
Seedbacklink

Berita Terbaru