TANJUNGPINANG (HAKA) – Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Kepri, mencapai Rp224,51 triliun pada tahun pertama Ansar-Nyanyang.
Angka ini melonjak tajam dari tahun sebelumnya. Capaian PDRB ini mendorong pertumbuhan ekonomi Kepri hingga 6,94 persen.
Prestasi tersebut menempatkan Kepri sebagai provinsi dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di Sumatra.
“Kami fokus pada peningkatan nilai tambah ekonomi daerah melalui program unggulan,” ujar Gubernur Ansar Ahmad mengenai strategi pembangunan Kepulauan Riau.
Optimalisasi potensi maritim dan percepatan infrastruktur menjadi kunci peningkatan PDRB. Ansar mendorong transformasi ekonomi agar menyentuh seluruh lapisan masyarakat.
Pemerintah provinsi juga memperkuat sektor manufaktur dan daya saing sumber daya manusia.
“Sinergi semua pihak menghasilkan performa ekonomi yang sangat membanggakan ini,” jelasnya.
Selain itu, sambung Ansar, pertumbuhan ekonomi 6,94 persen menjadikan Kepri peringkat ketiga terbaik secara nasional.
“Angka ini melampaui rata-rata pertumbuhan ekonomi Sumatra dan nasional,” ujarnya.
Lonjakan PDRB ini menguat dari capaian tahun 2024 yang sebesar 5,02 persen. Kepri menunjukkan daya tahan ekonomi yang luar biasa di Sumatra.
“Sinergi pemerintah dan pelaku usaha menjadi motor penggerak pertumbuhan 6,94 persen ini,” tukasnya. (fik)





