29.6 C
Tanjung Pinang
Selasa, April 14, 2026
spot_img

Efek Kebijakan Opsen, Beban Pajak Warga Kepri Naik

TANJUNGPINANG (HAKA) — Kalangan DPRD Kepri menyoroti terkait aturan, atau pun kebijakan opsen pajak kendaraan bermotor.

Kebijakan ini memangkas jatah provinsi, karena menetapkan pembagian porsi pajak sebesar 66 persen langsung ke kabupaten/kota.

Anggota DPRD Kepri, Rudy Chua, menyebut opsen membawa dampak ganda yang merugikan dua pihak sekaligus.

“Kebijakan opsen membuat PAD Provinsi dari PKB tidak mencapai target, sementara beban pajak masyarakat justru naik,” ujar Rudy kepada hariankepri.com, kemarin.

Di satu sisi, pemangkasan porsi pajak secara otomatis mengurangi penerimaan PAD provinsi dari Pajak Kendaraan Bermotor (PKB).

Di sisi lain, kebijakan ini memaksa wajib pajak, menanggung beban lebih besar, karena pemerintah memasukkan komponen opsen ke dalam tagihan pajak mereka.

Rudy menyebut, pemerintah melahirkan kebijakan opsen dengan niat baik untuk mendistribusikan pajak ke daerah.

“Namun implementasinya justru menyulitkan semua pihak,” ujarnya.

Kondisi ini memperparah situasi fiskal Kepri setelah pemerintah pusat memangkas transfer ke daerah.

“Makanya saya jarang tertarik membahas peningkatan PAD, karena ujung-ujungnya masyarakat pasti menjadi korban,” tegas Rudy.

Intensifikasi maupun ekstensifikasi PAD pada akhirnya hanya akan menambah beban masyarakat yang sedang menghadapi kesulitan ekonomi.

“Kombinasi antara penerapan opsen, dan lemahnya daya beli, membuat pemerintah daerah semakin sulit mencapai target PAD dari tahun ke tahun,” paparnya. (sih)

Baca Juga:  Sekda Batam Beri Jaminan Status PPPK: Insya Allah Aman
Arsih Zul Adha, S.H.
Arsih Zul Adha, S.H.
Jurnalis hariankepri.com sejak tahun 2025. Alumni Prodi Ilmu Hukum Konsentrasi Hukum Tata Negara FISIP UMRAH ini aktif meliput dan menulis berbagai peristiwa serta isu-isu seputar politik, hukum, dan pemerintahan di wilayah Provinsi Kepulauan Riau. Meraih Juara II Lomba Menulis Jurnalistik dalam rangka Hari Pers Nasional 2026 di Tanjungpinang.
spot_img
spot_img

Berita Lainnya

- Iklan -spot_img
Seedbacklink

Berita Terbaru

' '