TANJUNGPINANG (HAKA) – Kasatreskrim Polresta Tanjungpinang AKP Agung Tri Poerbowo mengungkapkan, hasil penyelidikan sementara terhadap pria yang gantung diri, di Perumahan Bintan Permai, Kelurahan Pinang Kencana, Kota Tanjungpinang, Selasa (12/8/2025) lalu.
Pihaknya menduga, korban bernama Yusuf Tampubolon (37) depresi atas penyakit stroke yang dideritanya selama ini. Sehingga, yang bersangkutan mengakhiri hidup dengan cara gantung diri, di dapur rumahnya.
“Istrinya bilang, suaminya sakit stroke sudah setahun. Dugaan awal kami, penyebab meninggalnya korban karena depresi,” terang Agung kepada wartawan usai evaluasi jasad korban ke Rumah Sakit Provinsi Kepri.
Jajarannya tidak menemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Namun, pihaknya tetap mendalami kematian almarhum, sembari menunggu hasil visum jasad korban dari tim medis RSUD Raja Ahmad Tabib (RAT) Provinsi Kepri.
“Kalau sudah ada hasil visum, kami akan sampaikan ke kawan-kawan media,” tutupnya.
Ketua RT 03 Perumahan Bintan Permai, Kelurahan Pinang Kencana, Sukmawati mengatakan, korban ditemukan pertama kali oleh anaknya. Sedangkan, istri almarhum bernama Elpina, sedang bekerja di Kijang Kota, Kabupaten Bintan.
“Anaknya pulang sekolah, melihat bapaknya sudah meninggal dunia,” ucapnya dengan singkat, di lokasi kejadian. (rul)





