TANJUNGPINANG (HAKA) – Tutupnya Swalayan Global dan salah satu mini market Agung di Kota Tanjungpinang, membuat warga turut prihatin.
Lusi, salah seorang warga yang tidak jauh dari Swalayan Global mengungkapkan, bahwa swalayan ini sudah tutup sejak April 2025 lalu. Ia pun mengaku cukup terdampak dengan penutupan tersebut, karena swalayan itu merupakan tempat belanjanya selama ini.
“Swalayan itu dekat dari rumah, barangnya lengkap dan harganya juga lebih murah dibanding tempat lain,” ujarnya, kepada hariankepri.com, Selasa (26/8/2025).
Lusi menambahkan, dengan tutupnya swalayan itu, kini ia harus menempuh jarak yang lebih jauh untuk berbelanja ke swalayan lain seperti Pinang Lestari.
Keluhan serupa juga disampaikan oleh Ari, warga yang berjualan makanan tak jauh dari lokasi mimi market Agung Batu 5 bawah. Menurutnya, swalayan tersebut sudah tidak beroperasi sejak beberapa bulan terakhir ini.
“Biasanya saya belanja di Agung karena tidak terlalu ramai, antre di kasir juga cepat. Kalau sekarang terpaksa ke swalayan lainnya,” katanya.
Ia mengungkapkan, Swalayan Agung telah dikenal oleh masyarakat sekitar karena memiliki stok barang yang lengkap serta harga yang bersaing. Sehingga, penutupannya membuatnya warga sekitar merasa cukup kecewa.
Sementara itu, Kepala Bidang Perdagangan Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperdagin) Kota Tanjungpinang, Siska menegaskan, bahwa hingga kini pihaknya belum menerima pemberitahuan resmi terkait penutupan kedua swalayan tersebut.
“Kami akan menindaklanjuti informasi ini. Sampai sekarang belum ada laporan resmi apakah swalayan ini benar-benar sudah tutup permanen atau hanya sementara,” jelasnya. (dim)






Komentar ditutup.