27 C
Tanjung Pinang
Selasa, Desember 9, 2025
spot_img

Dua Pegawai Tertangkap Polisi, Kasatpol Pemko Tanjungpinang Mengaku Terpukul

TANJUNGPINANG (HAKA) – Kasus narkoba mencoreng nama baik Satpol PP Kota Tanjungpinang.

Kepala Satpol PP Tanjungpinang, Abdul Kadir Ibrahim mengaku, kasus yang melibatkan oknum pegawai inisial RA dan SB sangat memukul institusinya.

“Terlebih lagi Satpol PP adalah ujung tombak pemerintahan untuk menjaga ketertiban,” ujarnya, kepada hariankepri.com, Senin (17/11/2025).

Ia menyebut, akan berkoordinasi untuk mengambil suatu langkah, agar kejadian serupa tidak berulang.

“Termasuk menggelar tes urine dalam waktu dekat ini, kita akan meneliti secara internal,” ungkapnya.

Dalam bertugas, ia mengatakan, kedua oknum pegawainya itu tidak mempunyai catatan bermasalah.

“Track recordnya bersih, tidak ada masalah dalam sehari-hari,” jelasnya.

Ia menegaskan, kasus tersebut tidak hanya sekadar mempermalukan institusi, tapi juga menciptakan suasana duka.

Terkait pemberian sanksi untuk kedua oknum itu, ia akan berkoordinasi dengan Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPKSDM) Kota Tanjungpinang.

“Status mereka itu PPPK, prosesnya nanti lanjut di BPKSDM,” ujarnya.

Sementara itu, Kasatnarkoba Polresta Tanjungpinang, AKP Lajun Siado Rio Sianturi mengungkapkan, penangkapan kedua oknum pegawai Satpol PP itu berlangsung pada 11 November 2025.

“Kita amankan sekitar pukul 01.00 WIB di Perumahan Bukit Raya, Kecamatan Tanjungpinang Timur,” bebernya.

Dari kedua pelaku, petugas menyita sejumlah barang bukti, termasuk 4 butir pil ekstasi seberat 1,37 gram.

“RA ini adalah perantara jual beli, SB sebagai pemakai,” tuturnya.

Ia menegaskan, sejauh ini masih belum ada penemuan jaringan peredaran narkoba di institusi pemerintah itu.

“Sementara ini belum ada kita temukan, kalau ada pasti akan kita tindak,” tegasnya. (dim)

Dimas Bona
Dimas Bona
Jurnalis hariankepri.com sejak tahun 2023. Dalam kesehariannya, aktif melakukan peliputan dan penulisan berbagai peristiwa kriminal serta isu-isu daerah yang terjadi di wilayah Provinsi Kepulauan Riau (Kepri). Anggota aktif Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Tanjungpinang, yang menunjukkan komitmennya terhadap jurnalisme yang profesional dan independen.
spot_img
spot_img

Berita Lainnya

- Iklan -spot_img
Seedbacklink

Berita Terbaru