BATAM (HAKA) – Sekretaris Komisi II DPRD Kepri, Wahyu Wahyudin, mendesak Kemenpar menempatkan Kepri sebagai 10 besar prioritas pembangunan pariwisata nasional.
Wahyu menganggap, Kepri layak menerima dukungan kegiatan internasional karena menjadi pintu masuk wisatawan mancanegara (wisman).
“Kemenpar harus memprioritaskan Kepri,” pintanya, Rabu (22/4/2026).
Wahyu turut mengusulkan pelonggaran aturan bagi turis kapal pesiar yang melintasi perairan Batam, Bintan, Karimun, hingga Natuna.
Ia meminta pemerintah pusat, memberi izin turis kapal pesiar turun belanja selama 12 jam tanpa biaya visa.
“Izin turun 12 jam tanpa visa akan memberi dampak ekonomi luar biasa bagi UMKM lokal,” jelasnya.
Wahyu juga menyarankan pemberian voucer tiket gratis pesawat maupun kapal feri, untuk menarik minat wisatawan berkunjung ke Kepri.
“Voucer tiket gratis menjadi daya tarik kuat agar pariwisata kita bangkit dan mampu bersaing secara global,” ucapnya.
Wahyu berharap, pemerintah pusat segera mempertimbangkan aspirasi ini, demi memaksimalkan potensi di wilayah perbatasan.
“Strategi ini akan meningkatkan angka kunjungan sekaligus memperkuat posisi Kepri,” tukasnya. (sih)





