TANJUNGPINANG (HAKA) – Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kepri menilai, pembangunan Tugu Bahasa jadi momentum kebangkitan investasi.
“​Kehadiran ikon baru di Pulau Penyengat itu nantinya mampu mendongkrak realisasi investasi,” ucap ​Kepala Kepri Hasfarizal Handra.
Ia menegaskan, upaya meningkatkan nilai investasi daerah tidak bisa hanya mengandalkan instansinya semata.
​Pemerintah daerah perlu menciptakan daya tarik, baik itu kawasan industri, KEK, pariwisata, atau kebudayaan.
“Memang saat ini Tanjungpinang butuh ikon yang kuat,” ujarnya.
​Hasfarizal menilai, seluruh pemangku kepentingan dan OPD harus bergerak bersama, dalam menciptakan daya tarik usaha yang kuat.
​Rencana pembangunan Tugu Bahasa menjadi langkah sangat strategis, karena akan membawa dampak ekonomi bagi masyarakat.
​”Transportasi juga mulai kita dorong ke arah green energy dengan adanya becak motor listrik,” jelasnya beberapa waktu lalu.
​Pemprov Kepri di bawah arahan Gubernur Ansar, telah memberikan sentuhan perbaikan infrastruktur secara masif di Pulau Penyengat.
​Akses jalan di pulau bersejarah tersebut, kini sudah rapi menggunakan paving block, serta mendapatkan dukungan sistem penerangan yang baik.
​Hasfarizal juga mengingatkan Pemko Tanjungpinang, agar ikut berkolaborasi menangkap peluang ini dengan memoles destinasi wisata lain di dalam kota.
“Mungkin salah satunya menghidupkan kembali kawasan wisata Vihara Patung Seribu,” tukasnya. (sih)






