30.8 C
Tanjung Pinang
Senin, Agustus 17, 2026
spot_img

DPK Kepri Sebut Banyak Gedung Perpustakaan Desa Tak Aktif

TANJUNGPINANG (HAKA) – Kepala Dinas Perpustakaan Kearsipan (DPK) Kepri M Bisri membeberkan, tantangan berat terkait kondisi gedung perpustakaan desa yang saat ini tidak aktif, alias mati suri.

​Bisri menyebut, Pemprov Kepri memiliki dua aset, yaitu Perpustakaan Raja Muhammad Yusuf di Dompak dan Perpustakaan HM Sani di Batam.

​”Sementara di kabupaten/kota hingga ke tingkat desa, rata-rata pemerintah daerah setempat juga sudah berhasil mendirikan bangunan fisik,” ujarnya.

Ia menegaskan, kondisi memprihatinkan ini terjadi bukan karena minat baca masyarakat rendah, melainkan akibat krisis sumber daya manusia.

​”Kita krisis SDM yang paham ilmu perpustakaan atau pustakawan,” ujarnya.

Menurut Bisri, di tingkat provinsi saja jumlah pustakawan masih sangat kurang, apalagi di desa.

​Sebagai langkah solutif, DPK Kepri berencana mengadakan pelatihan teknis, pengelolaan perpustakaan secara bertahap, bagi para petugas di tingkat bawah.

“​Sinergi dan komitmen kuat itu harus mengalir, dari seluruh jajaran pemerintah daerah hingga menyentuh ke tingkat kepala desa,” pungkasnya. (sih)

Baca Juga:  Sekdaprov Misni Belum Bisa Pastikan Kapan 7 Jabatan Eselon II Diisi
Arsih Zul Adha, S.H.
Arsih Zul Adha, S.H.
Jurnalis hariankepri.com sejak tahun 2025. Alumni Prodi Ilmu Hukum Konsentrasi Hukum Tata Negara FISIP UMRAH ini aktif meliput dan menulis berbagai peristiwa serta isu-isu seputar politik, hukum, dan pemerintahan di wilayah Provinsi Kepulauan Riau. Meraih Juara II Lomba Menulis Jurnalistik dalam rangka Hari Pers Nasional 2026 di Tanjungpinang.
spot_img
spot_img
spot_img

Berita Lainnya

- Iklan -spot_img
Seedbacklink

Berita Terbaru