TANJUNGPINANG (HAKA) – Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Kesehatan Hewan (DKP2KH) Kepri, memfokuskan pengendalian inflasi pada komoditas sektor pertanian.
Kepala DKP2KH Kepri, Rika Azmi, mengatakan, instansinya siap menjaga kestabilan harga pangan pokok, sesuai kewenangan dinas.
“Kalau penyebab inflasi berasal dari komoditas pertanian yang kami tangani, kami langsung mengambil langkah,” katanya kepada hariankepri.com, belum lama ini.
Rika menjelaskan, pengendalian inflasi melibatkan seluruh Organisasi Perangkat Daerah melalui Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID).
Setiap instansi menangani komoditas sesuai bidangnya, termasuk transportasi, perikanan, dan sektor pertanian.
DKP2KH memusatkan pengawasan pada distribusi logistik untuk menjaga ketersediaan pangan di pasar tradisional.
“Langkah itu bertujuan mencegah lonjakan harga komoditas pertanian yang memicu kenaikan inflasi,” tegasnya.
Pada Juni 2026, inflasi tahunan Kepulauan Riau tercatat mencapai 4,67 persen.
“Pengendalian inflasi bersifat lintas sektoral. Saya hanya berbicara mengenai komoditas pertanian,” tegas Rika. (sih)






