BATAM (HAKA) – Sekretaris Komisi II DPRD Kepri, Wahyu Wahyudin menegaskan, bahwa ketersediaan stok beras premium di Kota Batam dalam kondisi aman.
Kepastian ini muncul, setelah Wahyu meninjau langsung kondisi gudang Perum Bulog Cabang Batam guna memantau ketersediaan pangan.
“Bulog Batam saat ini menguasai stok beras premium sekitar 24 ton,” kata Wahyu kepada wartawan, kemarin.
Instansi tersebut juga menyimpan cadangan besar di wilayah Sulawesi yang sewaktu-waktu bisa meluncur ke Batam.
“Terdapat cadangan sekitar 4.000 ton di Sulawesi yang bersiap menuju Batam kapan pun muncul permintaan,” sebutnya.
Sayangnya, kata Wahyu, sejauh ini belum ada distributor yang mengajukan pesanan beras premium tersebut.
“Situasi ini berisiko mengganggu kelancaran distribusi karena pengiriman memakan waktu dua hingga tiga peka ,” tegasnya.
Lebih lanjut ia menilai ketersediaan beras sebagai faktor krusial, guna mengendalikan stabilitas harga menjelang Ramadan dan Idul Fitri.
“Kami mendorong penguatan regulasi melalui Pergub agar arus distribusi berjalan lebih optimal,” pungkasnya. (ars)





