TANJUNGPINANG (HAKA) – Plt Kepala Dinkes Kepri, Yosei Susanti, mengatakan, pihaknya menggelar Forum Konsultasi Publik (FKP) di UPTD Laboratorium Kesehatan Kepri.
Kegiatan tersebut berlangsung di Tanjungpinang, Jumat (14/8/2026), pukul 09.00 hingga 11.00 WIB.
Yosei mengatakan forum itu membuka ruang komunikasi dua arah antara penyedia layanan kesehatan, pelaku industri kefarmasian, dan masyarakat.
“Pengguna layanan dapat memberikan masukan kepada penyelenggara atas layanan yang mereka terima,” ujar Yosei kepada hariankepri.com, Jumat (14/8/2026).
Forum tersebut melibatkan Dinas Kesehatan kabupaten kota se-Kepri, BPFAK, Loka POM Tanjungpinang, dan Pedagang Besar Farmasi.
“Termasuk akademisi, RSUD Raja Ahmad Tabib, RSJKO Engku Haji Daud, serta insan pers,” sebutnya.
Ia mengatakan, pemangku kepentingan perlu mengevaluasi distribusi obat agar seluruh wilayah Kepri menjalankan rantai distribusi secara aman, transparan, dan sesuai standar.
“Saran dan masukan tersebut menjadi bahan perbaikan kualitas pelayanan kefarmasian di Kepri,” tegas Yosei.
Forum tersebut menghadirkan Kepala UPTD Instalasi Farmasi Dinkes Kepri Indri Ayu Ningsih dan Kepala Seksi Farmalkes Dinkes Kepri Sumiati.
Indri mengatakan sinergi lintas sektor sangat penting untuk memperkuat pengawasan kefarmasian di Kepri.
“Masukan konkret dari FKP ini akan langsung kami jadikan bahan evaluasi dan perbaikan standar pelayanan operasional,” pungkasnya. (sih)






