TANJUNGPINANG (HAKA) – Pemprov Kepri, melalui Disperindag mengklaim, ketersediaan stok bahan pokok dan penting (Bapokting) aman hingga lebaran Idulfitri.
Plt Kepala Disperindag Kepri, Riki Rionaldi, mengaku, pemerintah terus berkoordinasi secara intensif, dengan seluruh stakeholder dalam Satgas Pangan daerah.
“Langkah ini bertujuan memantau pergerakan stok, mulai dari tingkat distributor hingga pasar-pasar tradisional di seluruh Kepri,” tegasnya.
Riki menjelaskan, pihaknya telah menyiapkan antisipasi logistik dan transportasi jauh-jauh hari, untuk menghadapi lonjakan permintaan.
Strategi ini mencakup pengawasan distribusi barang impor, yang menjadi sandaran utama kebutuhan pangan di wilayah Kepulauan Riau.
Meskipun cuaca laut berpotensi menjadi kendala, pemerintah bersinergi dengan KSOP, guna memastikan pelayaran logistik tetap berjalan lancar.
“Kami melakukan koordinasi intens agar stok pangan untuk masyarakat di pulau-pulau tetap terpenuhi dengan maksimal,” ujar Riki Rionaldi kepada hariankepri.com, kemarin.
Pemerintah juga telah menyurati para distributor, agar tetap membuka layanan dan tidak libur selama masa hari raya.
Selain menjamin stok, pemerintah menerapkan subsidi biaya angkut, untuk memastikan harga tetap terkendali.
“Kami imbau masyarakat agar tetap tenang dan bijak saat berbelanja,” ucapnya.
Disperindag berkomitmen memberikan pelayanan terbaik, agar seluruh masyarakat Kepri dapat merayakan Idulfitri dengan ketersediaan pangan yang memadai. (sih)





