TANJUNGPINANG (HAKA) – Dinas Pariwisata Provinsi Kepri optimis capai target 2,1 juta kunjungan wisman hingga akhir tahun 2025.
Kepala Dinas Pariwisata Kepri, Hasan menyebut, ada salah satu kendala yang dapat menghambat pencapaian target tersebut.
Kendalanya yaitu lama menginap wisman yang masih fluktuatif, yakni hanya selama 1 hingga 2 malam.
“Ini yang harus kita pacu agar target kunjungan wisman bisa lebih dari target,” ujarnya, kepada hariankepri.com kemarin.
Sejak Januari 2025 hingga September 2025, ada sebanyak 1,4 juta lebih kunjungan wisman ke Kepri.
Lebih lanjut kata Hasan, ada penurunan kunjungan wisman pada bulan September 2025
“Jumlahnya sekitar 176 ribu, sedangkan bulan Agustus 2025 kunjungannya 180 ribuan, menurun sedikit,” terangnya.
Menurutnya, penurunan ini terjadi karena berakhirnya masa liburan di Singapura dan Malaysia.
Namun, ia merasa, momentum menjelang akhir tahun ini akan menjadi waktu kebangkitan untuk sektor pariwisata.
“Karena ada sejumlah event dan libur besar, kami yakin bisa melampaui target,” bebernya.
Hasan menyebut, pergerakan wisnus sudah mencapai 3,1 juta kunjungan hingga September 2025.
“Kita prediksi akan menembus 3,7 juta di akhir tahun,” katanya.
Dispar Kepri juga fokus pada penyelenggaraan event berkualitas, untuk mengatasi masalah lama menginap wisman yang singkat.
Dia menilai, acara seperti Mandiri Bintan Marathon akan memperkuat promosi destinasi.
“Kami juga berencana menggelar dialog publik. Dialog ini untuk mencari solusi agar wisman mau memperpanjang waktu singgahnya di Kepri,” pungkasnya. (dim)





