TANJUNGPINANG (HAKA) – Pulau Penyengat bakal kembali hidup dengan semarak budaya dan olahraga. Pemprov Kepri melalui Dinas Pariwisata, akan menggelar Penyengat Heritage Fest 2025 pada Jumat (12/9/2025) hingga Minggu (14/9/2025) akhir pekan ini.
Event ini mengusung tema “Merajut Warisan, Menjaga Alam, Semangat Regeneratif”, festival ini memadukan tradisi lokal dengan atraksi modern.
Ragam agenda sudah disiapkan, mulai dari Lomba Gasing, Lomba Nyuluh (menangkap ikan di malam hari), hingga Penyengat Night Run dengan rute 3,5 kilometer dan 5 kilometer.
Kepala Dinas Pariwisata Kepri, Hasan, menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar hiburan, tetapi juga momentum untuk menghidupkan kembali budaya lokal sekaligus memperkuat posisi Pulau Penyengat sebagai destinasi wisata unggulan.
“Melalui festival ini, kami ingin menunjukkan bahwa warisan budaya tetap hidup sekaligus menumbuhkan kesadaran menjaga alam. Ada hiburan, ada edukasi, dan ada semangat regenerasi bagi generasi muda,” kata Hasan, kepada hariankepri.com, Rabu (10/9/2025).
Salah satu agenda yang paling ditunggu, lanjut Hasan, adalah Penyengat Night Run 5K yang akan digelar pada, Sabtu, 13 September 2025 pukul 20.00–22.30 WIB.
Sebanyak 400 peserta dipastikan ikut ambil bagian dalam lomba lari malam yang mengambil start di Pelabuhan Pulau Penyengat dan finis di Balai Kelurahan Penyengat.
“Lari malam ini bukan sekadar olahraga, tapi pengalaman unik menikmati suasana Pulau Penyengat di malam hari. Peserta akan disuguhi pemandangan bangunan bersejarah dan nuansa alam yang berbeda,” jelas Hasan.
Ia optimistis festival ini akan menjadi magnet baru pariwisata Kepri. Selain menghadirkan pengalaman budaya dan olahraga yang segar, kegiatan ini diharapkan juga membawa manfaat nyata bagi warga sekitar.
“Kami yakin, festival ini tidak hanya menarik wisatawan domestik maupun mancanegara, tapi juga memberi dampak ekonomi positif bagi masyarakat,” pungkasnya.(kar)





