TANJUNGPINANG (HAKA) – Disnakertrans Kepri mendorong industri, menyerap sedikitnya 20 persen tenaga kerja lokal, melalui regulasi pemerintah daerah.
Kepala Disnakertrans Kepri, Diky Wijaya, menyebut penurunan Tingkat Pengangguran Terbuka menunjukkan hasil positif.
“Tingkat pengangguran terbuka kita sudah menurun. Ini menandakan program pemprov sudah membuahkan hasil,” katanya kepada hariankepri.com, kemarin.
Disnakertrans menyiapkan tiga langkah untuk terus menekan angka pengangguran di Kepri.
Langkah pertama mengoptimalkan kembali Balai Latihan Kerja di Batam, Bintan, dan Karimun.
Langkah kedua mempercepat sinkronisasi program link and match antara SMK dengan kebutuhan industri.
“Lulusan SMA dan SMK masih mendominasi angka pengangguran di Kepri,” ucapnya.
Langkah berikutnya mendorong pemerintah kabupaten dan kota menerbitkan Perda, Perbup, atau Perwako.
“Regulasi itu mewajibkan perusahaan dan industri menyerap sedikitnya 20 persen tenaga kerja lokal Kepri,” tukasnya. (sih)






