29.5 C
Tanjung Pinang
Rabu, Juni 10, 2026
spot_img

Disnaker Kepri Kekurangan Pengawas, Satu Orang Tangani Ribuan Perusahaan

TANJUNGPINANG (HAKA) – Disnakertrans Provinsi Kepri, mengakui ketimpangan besar antara jumlah pengawas ketenagakerjaan dengan puluhan ribu perusahaan yang ada.

Kepala Bidang Pengawasan Ketenagakerjaan Disnakertrans Kepri, Aldy Admiral, menyebut total pengawas di seluruh wilayah Kepri saat ini hanya 41 orang.

“Jumlah perusahaan berdasarkan data Wajib Lapor Ketenagakerjaan Perusahaan mencapai lebih dari 59.000 unit,” ujar Aldy kepada hariankepri.com, beberapa waktu lalu.

Puluhan ribu perusahaan tersebut mencakup berbagai skala ekonomi, mulai dari usaha mikro, kecil, hingga industri manufaktur berskala besar.

Disnaker Kepri membagi personel secara strategis, untuk wilayah dengan tingkat risiko kerja tinggi guna menyiasati komposisi yang tidak sebanding.

“Sebanyak 24 orang pengawas fokus di Kota Batam karena industri masif. Karimun hanya 2 orang, sisanya berjaga di ibu kota,” jelasnya.

Personel yang bersiaga di ibu kota Kepri melakukan pengawasan secara bergantian untuk wilayah Tanjungpinang, Bintan, Lingga, Natuna, hingga Anambas.

Aldy menyebut, pihaknya menerapkan sistem skala prioritas dalam melakukan pemantauan lapangan guna menyikapi keterbatasan jumlah personel saat ini.

“Kami fokuskan pengawasan pada perusahaan risiko tinggi. Sambil jalan, kami terus mengajukan penambahan personel pengawas ke pemerintah pusat,” tambahnya.

Aldy memastikan, penanganan kasus ketenagakerjaan dan fungsi pembinaan terhadap perusahaan tetap berjalan baik meski jumlah personel sangat terbatas.

“Kami tetap berusaha maksimal agar hak-hak pekerja terlindungi dan operasional perusahaan berjalan sesuai koridor hukum di Kepri,” pungkasnya. (sih)

Baca Juga:  Rusak Ekosistem, Aktivitas di Jembatan I Dompak Dikecam
Arsih Zul Adha, S.H.
Arsih Zul Adha, S.H.
Jurnalis hariankepri.com sejak tahun 2025. Alumni Prodi Ilmu Hukum Konsentrasi Hukum Tata Negara FISIP UMRAH ini aktif meliput dan menulis berbagai peristiwa serta isu-isu seputar politik, hukum, dan pemerintahan di wilayah Provinsi Kepulauan Riau. Meraih Juara II Lomba Menulis Jurnalistik dalam rangka Hari Pers Nasional 2026 di Tanjungpinang.
spot_img
spot_img

Berita Lainnya

- Iklan -spot_img
Seedbacklink

Berita Terbaru