Beranda Headline

Diskominfo Mulai Uji Coba Aplikasi SIAP untuk Absen Pegawai Pemko

0
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Tanjungpinang, Ruli Friady-f/zulfan-hariankepri.com

TANJUNGPINANG (HAKA) – Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Tanjungpinang, akan melakukan uji coba penggunaan aplikasi, Sistem Informasi Aktivitas Presensi (SIAP) di lima organisasi perangkat daerah (OPD).

Kepala Diskominfo Kota Tanjungpinang, Ruli Friady mengatakan, uji coba tersebut akan dilakukan selama sebulan, yang dimulai dari 22 Juni 2022 hingga 22 Juli 2022 mendatang.

Adapun lima OPD yang akan diuji coba tersebut, yakni Sekretariat Daerah, Sekretariat Dewan, Bappelitbang, Kecamatan Tanjungpinang Barat, dan Kelurahan Pinang Kencana.

“Pegawai di OPD kami, sejak Senin (13/6/2022) kemarin sudah mulai menggunakan aplikasi SIAP ini,” kata Ruli, Kamis (16/6/2022).

Ia menjelaskan, SIAP ini merupakan aplikasi yang dikembangkan oleh Diskominfo Provinsi Kepri, dan bisa dipergunakan pemerintah kabupaten/kota se-Kepri.

Menurutnya, penerapan aplikasi SIAP bagi seluruh pegawai, bertujuan untuk meningkatkan disiplin ASN dalam mematuhi jadwal masuk dan pulang kantor sesuai jam kerja yang telah ditentukan.

“Setelah uji coba, akan kita evaluasi pelaksanaannya, baik dari sisi infrastruktur pendukungnya, terutama dari sisi kepatuhan ASN untuk tepat waktu masuk dan pulang kantor,” sebutnya.

Lebih lanjut ia mengatakan, apabila hasil evaluasi tersebut dianggap cukup memadai, maka pemanfaatan aplikasi SIAP ini akan diperluas ke seluruh OPD yang ada di Pemko Tanjungpinang.

“Penggunaan aplikasi SIAP ini nantinya, bisa diakses melalui smartphone, serta bisa di download di playstore dan appstore,” tukasnya.

Sebelumnya, Wali Kota Tanjungpinang Rahma menegaskan, sistem tersebut dilakukan, karena selama ini banyak pegawai yang tidak masuk kantor dan sering berhalangan hadir, tanpa alasan yang jelas.

Nah dengan adanya aplikasi ini, tambah dia, jika ada pegawai yang tidak hadir atau terlambat dan tidak melakukan presensi, otomatis gaji dan tunjangan terpotong dengan sendirinya.

“Kalau saya yang potong dalam bentuk kebijakan, saya rasa kurang pas. Nah, lebih tepatnya pegawai itu sendiri yang mengukur kinerjanya masing-masing,” sebutnya sebulan yang lalu saat memimpin upacara di Kantor Satpol PP Kota Tanjungpinang.(zul)



TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini