TANJUNGPINANG (HAKA) – Dinas Pendidikan Provinsi Kepri, menyusun rangkaian aktivitas sekolah SMA/SMK dan SLB selama bulan suci Ramadan 1447 Hijriah.
Sekretaris Dinas Pendidikan Provinsi Kepri, Supardi, merinci jadwal tersebut yang bermula dengan libur awal puasa bagi seluruh siswa.
“Pemerintah menetapkan tanggal 18 sampai 21 Februari 2026 sebagai libur awal Ramadan,” katanya kepada hariankepri.com, kemarin.
Siswa wajib masuk sekolah kembali setelah menikmati libur awal, namun mereka tidak menjalani proses belajar penuh seperti biasa.
“Kegiatan penguatan karakter dan iman mengisi jadwal sekolah pada tanggal 23 hingga 27 Februari 2026,” ujarnya menjelaskan.
Pihak sekolah memfokuskan seluruh kegiatan, pada pendalaman nilai-nilai keagamaan khusus bagi siswa yang beragama Islam.
“Sekolah menganjurkan pelaksanaan tadarus Alquran, pesantren kilat, serta kajian keislaman secara intensif,” sebut Supardi.
Menurutnya, siswa non-muslim tetap mengikuti kegiatan di sekolah, dengan menyesuaikan jadwal bimbingan rohani sesuai ajaran masing-masing.
“Murid non-Islam melaksanakan kegiatan keagamaan sesuai agama dan kepercayaan mereka sendiri,” tutupnya mengakhiri penjelasan. (sih)





