TANJUNGPINANG (HAKA) – Dinas Sosial (Dinsos) Kepri memastikan, program bantuan sosial Usaha Ekonomi Produktif (UEP) tetap ada di tahun 2026.
“Pemerintah merancang program ini untuk memberi modal agar masyarakat bisa kembangkan usaha mereka,” ucap Kabid Penanganan Fakir Miskin Dinsos Kepri, Irwanto.
Ia mengungkapkan, saat ini pihaknya sedang menjalankan proses verifikasi guna memastikan bantuan tepat sasaran.
“Tahun ini, ada 32 orang penerima bantuan UEP di Batam dan 204 orang di Karimun,” ujarnya kepada hariankepri.com, Kamis (16/4/2026).
Irwanto mengatakan, untuk jadwal penyaluran, Dinsos Kepri berencana mencairkan bantuan modal usaha tersebut pada penghujung tahun ini.
“Kami merencanakan pencairan pada Triwulan IV tahun 2026,” tambahnya.
Menurutnya, pada tahun 2025 lalu, Dinsos Kepri memberikan nilai bantuan UEP sebesar Rp5 juta untuk wilayah Batam dan Rp3 juta untuk wilayah Karimun.
Irwanto mengatakan, untuk besaran bantuan tahun 2026, masih menunggu informasi detail dari staf teknis terkait penyesuaian anggaran terbaru.
“Kami berharap bantuan ini mendorong para pelaku usaha kecil di wilayah Kepri agar tetap produktif di tengah dinamika ekonomi,” tukasnya. (sih)





