27 C
Tanjung Pinang
Minggu, Juli 19, 2026
spot_img

Dinkes Kepri Sebut Pola Asuh Keliru Picu Stunting Anak

TANJUNGPINANG (HAKA) – Plt Kepala Dinas Kesehatan Kepri, Yosei Susanti mengungkapkan, permasalahan stunting terjadi akibat faktor pola asuh yang keliru dari orang tua.

​Yosei menjelaskan, kendala penanganan stunting di wilayah Kepri bukan berasal dari kelangkaan atau kekurangan bahan pangan bergizi di masyarakat.

​”Kita ini lumbung ikan, protein melimpah. Tapi masalahnya ada di pola asuh. Banyak anak di masa transisi lebih suka dibelikan jajanan instan,” ujarnya.

​Anak-anak pada masa transisi makanan pendamping ASI, cenderung lebih menyukai jajanan instan daripada mengonsumsi nasi dan ikan.

​Melalui inovasi Gercep Anting, Dinkes Kepri melakukan intervensi langsung, dengan membagikan susu dan telur kepada balita yang mengalami gizi buruk.

​”Di satu sisi kita ingin anak sehat tanpa jajan sembarangan,” ungkapnya.

​Pihaknya terus mencari titik tengah, atas permasalahan dilematis tersebut melalui penerapan pendekatan yang jauh lebih persuasif kepada masyarakat.(sih)

Baca Juga:  Kirim Dokter untuk Pelatihan, RSUD RAT Kepri Siap Layani Urologi
Arsih Zul Adha, S.H.
Arsih Zul Adha, S.H.
Jurnalis hariankepri.com sejak tahun 2025. Alumni Prodi Ilmu Hukum Konsentrasi Hukum Tata Negara FISIP UMRAH ini aktif meliput dan menulis berbagai peristiwa serta isu-isu seputar politik, hukum, dan pemerintahan di wilayah Provinsi Kepulauan Riau. Meraih Juara II Lomba Menulis Jurnalistik dalam rangka Hari Pers Nasional 2026 di Tanjungpinang.
spot_img
spot_img

Berita Lainnya

- Iklan -spot_img
Seedbacklink

Berita Terbaru