TANJUNGPINANG (HAKA) – Puluhan mahasiswa Universitas Maritim Raja Ali Haji (UMRAH) yang dipimpin oleh Wakil Presiden Mahasiswa (Presma), Ide Jaya Waruwu, melakukan demo di Kampus UMRAH, Pulau Dompak, Kota Tanjungpinang, Jumat (25/7/2025).
Dalam aksi itu, kata Jaya, puluhan mahasiswa yang juga peserta Kuliah Kerja Nyata (KKN) itu, meminta kepada pihak rektor, agar transparan serta profesional dalam kegiatan pelaksanaan KKN mereka di masyarakat.
Beberapa saat setelah aksi digelar, rombongan pendemo dipanggil oleh Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan UMRAH, Suryadi, bersama Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM), Wahyuddin, untuk dialog terbuka di Gedung Ismeth Abdullah Gurindam I UMRAH.
Dalam kesempatan itu, Wakil Presma UMRAH, Jaya mengutarakan, ada 7 tuntutan peserta KKN terhadap kampus. Yakni, mendesak LPPM agar transparan pengalokasian anggaran KKN tahun 2025 ini, secara rinci dan lengkap.
“Mulai dari penerimaan, pengeluaran sampai sisa anggaran seperti atribut, transportasi, dan operasional dosen pembimbing lapangan,” jelasnya.
Kemudian, kata Jaya, mahasiswa juga menuntut jadwal pelaksanaan serta penentuan lokasi KKN secara jelas dan tepat waktu. Sehingga, tidak merugikan mahasiswa.
Selain itu, pihaknya juga mendesak pihak kampus dan LPPM bersikap profesional dalam melayani mahasiswa yakni, tidak mempersulit administrasi, tidak membentak, serta memberikan jawaban yang jelas dan humanis.
Terakhir, Jaya meminta pimpinan UMRAH mengevaluasi kinerja dan etika pegawai LPPM secara menyeluruh.”Rekan-rekan mahasiswa sudah menyampaikan tuntutannya, dan telah diakomodir dengan baik oleh pihak kampus,” tutupnya.
Sementara itu, Ketua LPPM UMRAH, Wahyuddin mengatakan, pihaknya sangat mengapresiasi mahasiswa yang telah menjaga dinamika akademik serta demokrasi di kampus tersebut.
“Kita harus lebih baik, dan kita hargai, supaya tiap tahun ke depan menjadi lebih baik,” jelasnya.
Ia mengklaim, pihaknya telah melakukan sosialisasi kepada peserta terkait pelaksanaan KKN itu pada awal pekan lalu. Di antaranya, memberikan pemahaman ke semua pihak terkait penganggaran.
“Jadi semua jalur komunikasi sudah kita buka. Saya berharap KKN tahun 2025 ini, sukses dan sesuai agenda,” imbuhnya.
Ditempat yang sama, Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan UMRAH, Suryadi mengatakan mahasiswa memiliki tanggungjawab, untuk memberikan masukan kepada pihak pengelolah Kampus UMRAH.
Bahkan kata dia, seluruh tuntutan mahasiswa telah diakomodir semuanya. Selama itu baik dan relevan bagi civitas akademika kampus.
“Sama-sama kita berharap semoga adik-adik mahasiswa tetap semangat, supaya dapat meraih cita-cita nya selepas kuliah ke depannya,” tutupnya. (rul)





