Beranda Headline

Dinas Damkar Akui Butuh 2 Jam Padamkan Kebakaran Rumah di Sei Jang

0
Dua unit rumah milik Almarhum Suyib yang terbakar, di Kompleks Perumahan Sei Jang, setelah dipadamkan petugas Damkar Kota Tanjungpinang-f/masrun-hariankepri.com

TANJUNGPINANG (HAKA) – Dua unit rumah milik Almarhum Suyib/Sueb, hangus terbakar di Kompleks Perumahan Sei Jang pada Jumat (11/6/2021) siang.

Kedua rumah itu, terletak antara Jalan Siantan dan Jalan Sambu, Kelurahan Sei Jang, Kecamatan Bukit Bestari, Kota Tanjungpinang.

Menurut Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Tanjungpinang Hantoni, terjadinya kebakaran akibat arus pendek listrik.

“Indikasi sementara dari kami, berasal dari arus pendek. Memang ada warga yang bilang, ledakan kompor gas,” ucap Hantoni kepada sejumlah wartawan di lokasi kejadian.

Hantoni menambahkan, peristiwa itu tidak ada korban jiwa. Namun, ada kerugian materil yang menimpa keluarga Almarhum Suyib.

“Hampir 2 jam petugas kami padamkan api. Ada 5 unit mobil Damkar ditambah 1 unit dari BPBD Kota Tanjungpinang yang diterjunkan,” imbuhnya.

Sementara itu, seorang ibu rumah tangga bernama Wiwik, yang juga tetangga rumah korban kebakaran menceritakan, ada beberapa kejadian lain, saat api membakar 2 unit rumah tersebut.

“Dari cerita Nenek Syamsiah tadi, dia hendak mandi. Pembantu lagi kukus nasi. Tiba-tiba dengar kompor gas udah meledak,” ucap Wiwik di halaman rumahnya.

Saat kepungan asap di dalam rumah. Neneng bersama cucu serta pembantu dievakuasi beberapa warga dari dalam rumah, ke kediaman Wiwik.

“Saat kebakaran, nenek itu ada orang-orang yang bawa ke rumah saya. Nenek masih pakai handuk,” terangnya.

Saat itu Wiwik sempat panik. Pasalnya, api mulai membesar dengan asap tebal mengarah ke rumah nya serta rumah tetangga lainnya, yang berada di seberang Jalan Siantan.

“Angin kencang. Saya lihat asap tebal mengarah ke rumah kami. Saya juga panik, mana sunyi karena orang-orang masih solat Jumat,” kisahnya.

Usai salat Jumat, kata Wiwik, api pun tak bisa terkendali. Ada mobil Avanza milik anak Syamsiah sedang terparkir di depan rumah.

Sejumlah warga pun, sambung Wiwik, yang baru saja salat Jumat spontan mengevakuasi mobil itu dari parkiran rumah korban ke tepi Jalan Siantan.

“Saya liat orang-orang itu, tadi ada yang mendorong dan mengangkat mobil itu dari depan rumah. Soalnya, kunci mobil ada di dalam rumah yang kebakar itu,” terangnya.

Selain mobil milik anak korban. 1 unit mobil milik Darman juga dievakuasi oleh warga. Soalnya, teras rumah mereka berdekatan hanya dibatasi pagar beton setinggi pinggang orang dewasa.

“Ada tadi warga minta kunci mobil ke Pak Darman. Lalu, orang itu mengeluarkan mobil dari parkiran rumah Pak Darman,” cerita Wiwik kepada hariankepri.com.

Atas kejadian yang menimpa Nenek Syamsiah. Wiwik mengajak warga Kota Tanjungpinang atau masyarakat sekitar untuk memberikan sebagian rezeki dalam bentuk apapun.

Dengan harapan agar bisa meringankan beban sang nenek dan para cucu nya. Sebab, pakaian maupun bahan makanan ludes terbakar api.

“Mari kita bahu membahu bantu si nenek,” pungkasnya.(rul)

example banner

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here