TANJUNGPINANG (HAKA) – Pj Sekda Provinsi Kepri, Luki Zaiman langsung tancap gas jalankan roda pemerintahan, usai Gubernur Kepri Ansar Ahmad melantiknya.
Ia memikul tanggung jawab besar, dalam mengawas seluruh aktivitas pemerintahan Provinsi Kepri sejak 5 November 2025.
Luki harus memastikan kinerja harian ASN tetap efektif dan berkesinambungan sesuai dari amanat Gubernur.
“Selama 3 bulan ke depan, saya dapat amanah untuk mengkoordinir aktivitas pemerintahan,” ujarnya, kepada hariankepri.com, Rabu (5/11/2025).
Selain itu, ia juga mengemban tugas untuk mempersiapkan proses penetapan atau pemilihan Sekda yang definitif.
Luki akan berdiskusi dengan BKD, untuk mencari tahu mekanisme pemilihan Sekda definitif nantinya.
“Saya coba diskusikan dulu dengan BKD, karena ada beberapa metodologi,” ucapnya.
Alih-alih bergabung dalam perebutan kursi Sekda definitif, Luki memilih tidak ikut serta dalam pertarungan tersebut.
Saat awak media menanyakan peluangnya dalam tahapan pemilihan, Luki memberikan sinyal jelas.
“Saya merencanakan tidak ikut,” ucapnya.
Ia menegaskan, akan memfokuskan diri untuk menyelesaikan mandat yang Gubernur Ansar Ahmad berikan.
“Tugas saya saat ini untuk mengantarkan Sekda definitif, ke depannya kita lihat regulasi yang ada,” bebernya. (dim)





