TANJUNGPINANG (HAKA) – Disnakertrans Kepri, menjamin keamanan identitas pekerja yang melaporkan pelanggaran K3 di lingkungan perusahaan.
“Pekerja tidak perlu takut. Kalau ada pelanggaran, silakan melapor. Identitas pelapor pasti kami rahasiakan,” kata Kepala Disnakertrans Kepri, Diky Wijaya.
Diky memastikan, seluruh sistem pelaporan aduan saat ini sudah berjalan transparan serta dapat diakses langsung oleh publik.
​Di sisi lain, Diky menyoroti masalah tingginya kesenjangan ekonomi antardaerah yang memicu penumpukan pencari kerja secara masif di Kota Batam.
​”Akibatnya, orang-orang hijrah mencari kerja ke Batam dan tingkat pengangguran di Batam menjadi tinggi,” jelas Diky.
​Fenomena migrasi terjadi karena realisasi investasi industri masih berpusat di Batam, Bintan, dan Karimun, sementara tiga kabupaten lain tertinggal.
​Disnakertrans telah berkoordinasi dengan gubernur, guna mendorong pemerataan sebaran investasi sektor pertanian dan perikanan ke daerah hinterland.
​”Kebijakan teknis sedang dirumuskan oleh Pak Gubernur, kami harapkan kesenjangan ini bisa segera teratasi,” pungkas Diky. (sih)





