TANJUNGPINANG (HAKA) – Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Kepri, mencatat temuan penyebaran virus HIV sepanjang tahun 2025.
Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kepri, Bisri menyampaikan, usia remaja dari 15 tahun hingga 25 tahun, menjadi penyumbang kasus virus tersebut.
“Kita memeriksa kesehatan 82 ribuan orang, dan hasilnya 1.047 orang positif,” ujarnya, kepada hariankepri.com, kemarin.
Bisri menjelaskan, mayoritas temuan yang menyerang kelompok usia produktif, memicu kekhawatiran serius.
Menurutnya, kondisi itu sangat membutuhkan penanganan ekstra dari seluruh lapisan masyarakat.
“Kita harus mendorong penguatan edukasi kesehatan reproduksi di lingkungan pendidikan,” katanya.
Sementara itu, berdasarkan data yang ada dari Dinkes Kepri, Kota Batam masih memegang angka tertinggi dengan temuan 800 kasus.
Kemudian menyusul Kota Tanjungpinang sebanyak 112 kasus, Karimun 70 kasus, dan Bintan 48 kasus.
“Untuk daerah lain seperti Lingga ada 9 kasus, Anambas 6 kasus, dan Natuna 2 kasus,” rincinya.
Angka yang tergolong tinggi ini, Bisri menyebut, proses skrining masif memiliki sisi cukup positif.
Petugas medis dapat mendeteksi pengidap lebih awal sebelum kondisi kesehatan pengidap memburuk. (dim)





