TANJUNGPINANG (HAKA) – Para mahasiswa dari sejumlah Perguruan Tinggi di Provinsi Kepri, menggelar aksi damai di Gedung DPRD Provinsi Kepri, Senin (1/9/2025).
Dari pantauan hariankepri.com, ada sekitar ratusan mahasiswa yang hadir, untuk menyuarakan aspirasi mereka kepada perwakilan rakyat. Mereka tiba di gedung DPRD Kepri pada pukul 14.00 WIB, dengan membawa bendera organisasi sambil menyanyikan lagu-lagu mahasiswa.
Upaya mereka untuk merangsek masuk ke gedung ini tidak mudah. Mereka harus berhadapan langsung dengan aparat dari kepolisian serta TNI dan Satpol PP, yang dengan ketat menjaga pintu masuk DPRD Kepri.
Berbagai macam protes mahasiswa timbul dengan adanya kondisi tersebut. Salah satu di antara mereka menyampaikan orasi, bahwa anggota dewan selama ini hanya menikmati uang rakyat, tanpa adanya aksi yang nyata untuk kesejahteraan mereka.
“Kita belum dapat merasakan keadilan, padahal sudah 80 tahun kita merdeka,” ucap Yuki, salah satu orator aksi.
Ia juga menyebut, bahwa mahasiswa tidak mungkin akan berdiam diri dengan kondisi pemerintahan seperti saat ini. “Aspirasi kita tidak terlalu banyak, kalau gaji anggota dewan yang banyak,” selorohnya.
Sementara itu, salah satu aparat kepolisian yang menjadi negosiator di pintu masuk Gedung DPRD Kepri ini, Iptu Hilman menegaskan, bahwa para petugas yang berjaga, akan memfasilitasi para massa aksi damai untuk menyampaikan aspirasi mereka ke anggota dewan.
“Kami bertugas untuk berjaga, kami harus memastikan situasi tetap kondusif, jadi jangan sampai ada aksi anarkis yang terjadi,” pintanya.
Selain itu, ia juga meminta kepada para mahasiswa yang hadir untuk mencopot kayu bendera organisasi, demi menghindari aksi-aksi yang tidak diinginkan.
“Saya tidak larang massa membawa bendera, tapi tolong dicopot kayunya supaya tidak digunakan untuk yang aneh-aneh,” lanjutnya.
Hingga akhirnya, setelah menempuh berbagai negosiasi, para massa aksi damai berhasil masuk ke halaman Gedung DPRD Kepri sekira pukul 14.40 WIB. Kedatangan mereka, disambut langsung oleh Ketua DPRD Kepri, Iman Sutiawan, yang saat itu datang langsung ke lokasi. (dim)





