TANJUNGPINANG (HAKA) – Untuk pemerataan pembangunan jangka panjang, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kepri buka peluang investasi seluas-luasnya.
Wakil Gubernur Provinsi Kepri, Nyanyang Haris Pratamura, menyampaikan, saat ini Pemprov Kepri tengah merencanakan pembangunan untuk tahun 2026 mendatang.
Dalam rencana itu, Pemprov akan melakukan terobosan dalam upaya pemerataan investasi, infrastruktur, pendidikan, kesehatan, dan kemiskinan, sesuai dengan visi misi Ansar Ahmad-Nyanyang Haris Pratamura pada Pilkada 2024 yang lalu.
“Kita juga tidak ingin masyarakat merasa kesusahan. Jangan sampai ada yang sulit masuk sekolah, dan susah mendapatkan pelayanan kesehatan,” ujarnya, kepada hariankepri.com, Senin (4/8/2025).
Lebih lanjut ia mengungkapkan, nantinya tiap investasi yang masuk ke Kepri bertujuan untuk menciptakan banyak lapangan pekerjaan, sehingga mampu membantu memulihkan kondisi perekonomian masyarakat.
“Kita punya banyak wilayah FTZ, dan ini bisa dimanfaatkan serta diperbanyak untuk investasi. Sekarang ini sudah banyak investasi yang berjalan dan mudah-mudahan bertambah terus,” harapnya.
Lebih lanjut Nyanyang menambahkan, pada tahun 2026 Pemprov juga berencana untuk menambah ruangan poliklinik di setiap rumah sakit pemerintah.
“Kita utamakan dulu di rumah sakit daerah seperti RSUD Raja Ahmad Tabib (RAT) di Kota Tanjungpinang,” tutupnya. (dim)





